Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kedelapan Kalinya Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Rayakan Natal di Depan Istana

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 25 Desember 2019 |17:28 WIB
Kedelapan Kalinya Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia Rayakan Natal di Depan Istana
Ratusan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia rayakan Natal di depan Istana (Foto : Okezone.com/Harits)
A
A
A

JAKARTA - Ratusan jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia kembali menggelar acara ibadah Natal di silang Monas Barat atau tepatnya berada di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Juru Bicara Jemaat Ibadah, Jayadi Damanik menjelaskan ibadah Natal yang diselenggarakan oleh pihaknya merupakan untuk yang kedelapan kali, dimana dimulai sejak tahun 2012 lalu. Adapun tema yang diusung kali ini adalah Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang.

“Ini ibadah Natal kedelapan di seberang Istana Merdeka Jakarta. Tema Natal tahun ini adalah Hiduplah sebagai Sahabat bagi Semua Orang,” tutur Damanik di Silang Monas Barat, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019).

Ratusan jemaat Gereja Yasmin dan HKBP Filadelfia rayakan Natal di depan Istana (Foto : Okezone.com/Harits)

Sekedar informasi GKI Yasmin Bogor dan HKBP Filadelfia Bekasi sejauh ini tengah berjuang untuk mendapatkan dan mempertahankan hak-haknya sebagai warga negara terkait dengan hak atas kebabasan beribadah dan mendirikan rumah ibadah.

Baca Juga : Mahfud MD: Beragama adalah Jalan Menempuh Kebaikan

Damanik menekankan jika ibadah yang diselenggarakan di depan Istana bukanlah sebuah bentuk protes, melainkan sebuah usaha agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat masih ada permasalahan dengan situasi yang dihadapi oleh jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia.

“Harapan kita karena dia bisa melihat dengan mata dan melihat dengan hati oh ada warga negara yang begini, tolong lah diselesaikan tidak susah kok kalo Presiden Jokowi bisa merespon seperti ini tidak susah. Hanya sekarang kita harapkan kedepan pemerintah sekarang sungguh-sungguh tidak hanya dua gereja ini ya,” tuturnya.

Lebih jauh Damanik berkata kebebasan menjalankan agama bukan hanya untuk umat Kristiani saja. Tetapi beberapa masyarakat pemeluk agama muslim pun turut susah menggunakan Masjidnya sendiri di beberapa daerah.

Ratusan jemaat Gereja Yasmin dan HKBP Filadelfia rayakan Natal di depan Istana (Foto : Okezone.com/Harits)

Karena itu, sambung Damanik, semua permasalahan seperti dibutuhkan kehadiran pemerintah guna memberikan sebuah jalan bagi umat beragama dalam menjalan ibadahnya.

“Kami berharap bapak Presiden yang terhornat ini adalah periode kedua, janganlah sisa ini jadi masalah yang tidak terselesaikan sampai di akhir periode mendatang. Ini yang kami harapkan,” tutup dia.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement