nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Markas Komedian Brasil Diserang Molotov Setelah Tampilkan Yesus Sebagai Homoseksual

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 26 Desember 2019 16:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 26 18 2146214 markas-komedian-brasil-diserang-molotov-setelah-tampilkan-yesus-sebagai-homoseksual-VlYYeM7NxN.JPG Patung Jesus Christ the Redeemer yang menjadi ikon Kota Rio de Janeiro. (Foto: Reuters)

RIO DE JANEIRO - Markas kelompok komedi Porta Dos Fundos di Rio de Janeiro, Brasil menjadi sasaran serangan bom molotov hanya beberapa pekan setelah mereka merilis film kontroversial yang menampilkan Yesus Kristus sebagai homoseksual.

“Pada pagi hari 24 Desember, pada malam Natal, markas Porta dos Fundos menjadi korban serangan. Koktail molotov dilemparkan ke gedung kami,” demikian grup komedi itu mengonfirmasi dalam pernyataan yang dilansir RT, Kamis (26/12/2019).

BACA JUGA: Viral Cahaya Matahari di Italia Dianggap Mirip Yesus

Api segera dipadamkan oleh seorang penjaga keamanan dan tidak ada yang terluka, namun insiden itu membahayakan "beberapa orang tak bersalah di kantor dan di jalan," kata pernyataan itu.

Sejumlah foto, beredar di daring, konon menunjukkan kerusakan yang dialami studio, dan tampaknya sangat minim.

Kelompok komedian itu tidak menuding pihak yang bertanggungjawab, namun tersirat insiden itu kemungkinan terkait dengan skandal besar-besaran, yang disebabkan oleh film spesial Netflix mereka, ‘The First Temptation of Christ’.

Film itu dirilis beberapa pekan lalu, menyebabkan keributan di antara penganut Kristen di Brasil dan di tempat lain. Episode tersebut menggambarkan Yesus Kristus yang tampaknya gay membawa apa yang tampaknya menjadi pacarnya ke pesta ulang tahunnya dan memperkenalkannya kepada Keluarga Kudus. Episode ini mencakup lelucon lain yang mungkin dianggap menghina oleh umat Kristen, termasuk Perawan Maria merokok dan terlibat dalam hubungan cinta dengan Tuhan sendiri.

Brasil memiliki komunitas Katolik yang sangat besar, dan banyak yang tersinggung oleh film tersebut. Namun, sebelum insiden bom molotov ini, jika memang berkaitan dengan film itu, bentuk kemarahan tersebut tidak lebih dari sekadar posting di media sosial dan petisi daring.

BACA JUGA: Dianggap Hina Yesus Saat Amankan Demonstrasi, Kepolisian Hong Kong Diseret ke Pengadilan

Salah satu petisi telah menarik lebih dari 2 juta pendukung, yang menuntut Netflix untuk menghapus episode yang dianggap menghina itu. Akan tetapi, sejauh ini raksasa media itu belum bereaksi terhadap kontroversi tersebut.

Skandal seputar ‘The First Temptation of Christ’ juga mendapat reaksi dari putra Presiden Brasil, Eduardo Bolsonaro, yang menyebut film itu sebagai "sampah" dan menyatakan bahwa para komedian "tidak mewakili masyarakat Brasil". Ayahnya, Jair Bolsonaro, telah berulang kali mengungkapkan pandangan anti-LGBT, dan bahkan menyebut dirinya bangga menjadi seorang homofobia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini