nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertelanjang Dada, Turis di Bali Serang Pemotor dengan Tendangan Berputar

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 31 Desember 2019 08:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 30 18 2147556 bertelanjang-dada-turis-di-bali-serang-pemotor-dengan-tendangan-berputar-8DNfGLMtX7.JPG Momen turis serang pengendara motor di Bali. (Foto/9 News)

SEMINYAK - Seorang turis mengamuk melemparkan papan-papan kayu ke arah orang-orang dan menyerang pengendara sepeda motor dengan tendangan berputar. Aksi yang terjadi di Bali itu sempat terekam kamera.

Rekaman video yang diunggah 9News, Senin (30/12/2019) memperlihatkan pria itu bertelanjang dada, mengenakan celana pendek dan tanpa alas kaki.

Menurut saksi yang tidak mau disebut namanya kepada 9News, aksi pria itu berlangsung selama dua jam di Seminyak, Bali.

"Dia memegang dua potong kayu besar dan melemparkannya ke arah warga setempat," kata seorang saksi mata yang berasal Australia.

"Dia mulai menyerang seperti banteng liar,” lanjut saksi mata itu.

Baca juga: Bule Penendang Pemotor 'Ditendang' ke Australia, Dilarang Masuk Bali Selama 6 Bulan

Baca juga: Dua Warga Australia Naik Motor Sambil Telanjang di Bali Viral

Pria itu terlihat dalam klip video menyerang pengendara sepeda motor dengan tendangan berputar, namun serangan tidak mengenai si pengendara. Laporan 9News menyebutkan aksi turis itu terjadi di Jalan Drupadi.

Pria itu terdengar mengatakan, "aku seorang tentara, hampiri aku dan tusuk aku."

Sejumlah penjaga keamanan setempat berusaha menahan pria itu tetapi gagal karena turis tersebut melarikan diri.

Saksi yang berbicara dengan 9News mengatakan bahwa dia telah bercakap-cakap dengan pria itu beberapa hari sebelum kejadian. Pria itu menyebutkan bahwa dia tinggal di Sydney, Australia dan berasal dari Selandia Baru.

Polisi mengatakan mereka belum melakukan penyelidikan karena tidak ada laporan atas kejadian tersebut.

"Ketika mereka (turis) tinggal di Bali mereka harus menghormati penegakan hukum," kata Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose.

"Mereka harus memahami bahwa Bali aman untuk dikunjungi dan kami akan melindungi Anda saat Anda berada di Bali," lanjut dia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini