JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik meminta Satpol PP untuk tak mengeluhkan biaya mahal pembongkaran reklame yang tidak berizin di wilayah Ibu Kota. Hal itu untuk mencegah terulangnya peristiwa robohnya reklame seperti di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu 28 Desember 2019.
"Saya udah tanya yang ilegalnya banyak banget. Tapi biaya nebangnya, itu yang Satpol PP kurang. Karena itu saya bilang tambahin aja biaya tebang. Satpol PP cek dulu semua, (lalu) tebangin," ujarnya kepada wartawan, Senin (30/12/2019).
Ia mengimbau jajaran Satpol PP untuk cepat menyelesaikan masalah tersebut. Sebab, pemasukan pajak dari pendirian reklame merupakan target pajak yang harus digenjot Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.
"Soal (reklame) itu harus diberesin karena dia bagian dari salah satu sumber APBD yang kita targetkan tahun depan Rp1,2 triliun. Karena itu harus dibereskan," katanya.

Politikus Partai Gerindra itu juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta (DPMPTSP) terhadap pendirian reklame yang tidak berizin.
"Jadi gini kan itu pasti udah berdiri lama. Kontrolnya yang kurang. Yang enggak berizin harus ditebang," katanya.
Baca Juga : Papan Reklame Roboh Tewaskan Ojol, DPRD DKI Sorot Minim Pengawasan
Sebelumnya, Kepala DPMPTSP, Benny Chandra mengklaim telah memberi surat rekomendasi ke Satpol PP DKI Jakarta untuk merobohkan reklame di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, sebelum akhirnya jatuh menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Rusianto (49) pada Sabtu 28 Desember 2019.
Meski begitu, ia tak bisa memastikan surat itu kapan dikirim ke aparat Satpol PP.
"Sepertinya sudah pernah ada yang bersurat (ke Satpol PP) soal (reklame) itu. Tapi harus saya cek lagi suratnya, besok," kata Benny kepada wartawan, kemarin.
Baca Juga : DPMPTSP Klaim Sudah Beri Rekomendasi untuk Robohkan Reklame di Cengkareng
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.