nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

40 Wisatawan Keracunan saat Berlibur di Pangandaran, 6 Orang Dirawat

Syamsul Maarif, Jurnalis · Selasa 31 Desember 2019 14:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 31 525 2147808 40-wisatawan-keracunan-saat-berlibur-di-pangandaran-6-orang-dirawat-ygmJHjKwR8.jpg (Foto: Okezone.com/Syamsul Maarif)

PANGANDARAN – Puluhan wisatawan yang sedang berlibur di Pangandaran, Jawa Barat mengalami keracunan massal. Salah satu korban, Lilis (45) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung mengatakan dirinya dan korban lain langsung mendapat penanganan medis.

"Kami datang ke Pangandaran sekitar 40 orang menggunakan bus," kata Lilis, Selasa (31/12/2019).

Rombongan tersebut berangkat dari Jakarta pada Senin (30/12) sekira Pukul 05.00 WIB dan sampai di Pangandaran Pukul 16.00 WIB.

"Sekitar pukul 17.00 WIB rombongan makan bersama, makanan yang kami makan bukan dibeli di Pangandaran tetapi diambil dari Jakarta," ucap Lilis.

Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh rombongan merasakan pusing hingga muntah dan buang air besar. "Atas kejadian itu 6 orang dari 40 orang yang keracunan harus dirawat di puskesmas," terang Lilis.

Lilis menjelaskan, makanan yang dikonsumsi rombongan adalah nasi bungkus yang ditimbel, telor ayam balado, tumis tempe, jengkol, cumi oseng, cabe, dan ayam goreng.

(Foto: Okezone.com/Syamsul Maarif)

"Seketika setelah selesai makan, seluruh rombongan mengalami, mual, pusing bahkan hingga buang air besar," paparnya.

Rombongan yang harus dirawat di puskesmas di antaranya Asep (49), Lia (45), Rizky (16), Tasya (17), Lilis (45), dan Irma (28).

Salah satu petugas kesehatan di Kabupaten Pangandaran, Yuyu mengatakan, dari 6 orang wisatawan yang dirawat, 2 orang sudah dipulangkan.

"Dari ke-6 orang yang dirawat, ada salah satu wanita yang dalam kondisi hamil," kata Yuyu.

Pihak Puksesmas Pangandaran belum mengetahui penyebab dari keracunan massal ini. "Kemungkinan besar keracunan akibat dari makanan yang dikonsumsi karena terlalu lama disimpan," ucap Yuyu.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini