nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Lahir Dempet Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan untuk Operasi

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 12:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 05 340 2149430 bayi-lahir-dempet-ini-butuh-uluran-tangan-dermawan-untuk-operasi-HkwUHmRIQM.jpg Bayi laki-laki yang dempet butuh bantuan (foto: ist)

KOBAR - Dua bayi laki-laki yang lahir dempet di bagian dada yang saat ini sedang dirawat intensif di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah butuh bantuan para donatur.

Hal ini disampaikan Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin kepada awak media melihat kondisi kedua bayi dan ibunya di ruang Perinatologi, Minggu (5/1/2020).

“Perlu donasi dari masyarakat untuk biaya merujuk ke Pulau Jawa. Meski ditanggung BPJS Kesehatan, namun biaya transportasi ke Surabaya dan biaya hidup tidak ditanggung pemerintah. Kalau saat perawatan di sini biaya gratis,” ujar dr Fachruddin.

Dua bayi malang yang lahir pada Sabtu 4 Januari 2020 pukul 10.45 WIB ini belum diberi nama. Mereka adalah putra dari Istiharoh warga Jalan Natai Arahan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

Saat lahir memiliki berat badan total 4,2 kg. Dempet di bagian dada. Jantung ada dua. Jadi kemungkinan besar masih bisa dioperasi. Rencana jika sudah selesai urusan medis di Pangkalan Bun akan dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, Jatim.

“Dokter yang merawat saat ini adalah dr Diah Sp Anak. Ibu kedua bayi adalah istiharoh. Dua bayi ini tidak ada ayahnya meski status ibunya menikah. Jadi butuh bantuan warga. Ini Kehamilan yang ke-2, dan dilahirkan secara caesar pada pukul 10.45WIB hari ini dengan jaminan BPJS Kesehatan,” kata Kepala Seksi Pelayanan Rawat Inap, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Aimandinata.

Ia menerangkan bahwa kondisi kedua bayi dempet hingga pagi ini masih dalam kondisi stabil.

“Saat ini masih dirawat intensif di ruangan perinatologi. Alhamdulillah masih stabil. Untuk ibunya dirawat di ruang kebidanan," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini