Jelang Pilwalkot Solo, Purnomo Bantah Hubungan dengan Gibran Merenggang

Bramantyo, Okezone · Rabu 08 Januari 2020 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 08 512 2150603 jelang-pilwalkot-solo-purnomo-bantah-hubungan-dengan-gibran-merenggang-x3irWpcywa.jpg Politisi PDIP, Ahmad Purnomo/kiri (foto: Okezone.com/Bramantyo)

SOLO - Bakal calon wali kota yang diusung DPC PDI Perjuangan Solo, Ahmad Purnomo membantah bila hubungannya dengan Gibran Rakabuming Raka merenggang, karena putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu tetap ngotot atau kekeuh maju di Pilwalkot Solo meski tak direkomendasikan PDIP setempat.

"Hubungan saya dengan mas Gibran (Rakabuming) baik, tidak ada masalah," kata Purnomo kepada Okezone, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: PKB Akan Istikamah jika PDIP Tak Usung Gibran di Pilwalkot Solo

Menurut Purnomo, dirinya sudah berulang kali bertemu dengan Gibran. "Beberapa kali kita ketemu tidak apa-apa, tidak masalah," sambungnya.

Purnomo optimis dirinya akan mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilwalkot Solo. Megawati dikabarkan ke Solo, pada 10 Januari 2020.

Baca juga: Pilkada Solo, Gibran: Kita Masih di Gigi Satu, Lalu Gaspol

Purnomo berjanji jika dirinya dapat rekomendasi dari DPP PDIP, maka ia siap mendaulat Gibran masuk ke tim suksesnya.

"Gibran itukan bagian dari masyarakat Surakarta, kita ajak untuk membangun kota Surakarta. Tidak ada kecualinya, yang muda, yang cukup umurnya kita dengarkan komunikasi. Kita ajak untuk bergabung," terangnya.

Ahmad Purnamo maju di Pilwalkot Solo berpasangan dengan Teguh Prakoso. Dukungan terhadap pasangan cawali dan cawawali ini semakin kuat.

Diketahui 70 elemen masyarakat yang dikomandoi Gerakan Rakyat untuk Kota Surakarta (Garuda) mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan yang diusung DPC PDIP Solo itu.

Inisiator 70 elemen Kusumo Putro mengatakan, alasan dirinya memberikan dukungan terhadap keduannya, selain sudah terbukti, juga karena dipercaya DPC PDIP Solo.

"Ini sudah terbukti selama 20 tahun, calon yang direkomendasikan DPC PDIP Solo selalu berhasil. Lihat saja mulai dari Slamet Suryanto, sampai ke pak Rudy, DPC PDIP Solo tak pernah salah. Termasuk pak Jokowi jadi Presiden, itupun berawal dari rekomendasi DPC PDIP Solo," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini