nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak yang Bunuh Ibu Kandung dan Diumumkan di Masjid Positif Narkoba

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 06:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 10 340 2151302 anak-yang-bunuh-ibu-kandung-dan-diumumkan-di-masjid-positif-narkoba-hQCsOY7yIm.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

KOTAWARINGIN TIMUR - Anak yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri dan mengumumkannya di pengeras suara Masjid ternyata positif amfetamin (narkoba). Hal ini disampaikan Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Mohammad Rommel.

“FR (34), positif sebagai pengguna narkoba. Hal itu berdasarkan tes narkoba yang dilaksanakan Polres Kotim terhadap tersangka,” ujar Rommel, Kamis 9 Januari 2020.

Baca Juga: Anak Bunuh Ibu Kandung lalu Diumumkan di Masjid Melalui Pengeras Suara 

Namum, pihaknya masih menyelidiki apakah saat aksi keji tersebut akibat pelaku di bawah pengaruh narkoba atau tidak. "Kami belum bisa pastikan apakah tersangka di bawah pengaruh narkoba saat membunuh ibu kandungnya,” sambung dia.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan maraton terhadap tersangka. Hal ini untuk mengungkap motif dari pembunuhan tersebut.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Sejumlah saksi juga sudah diperiksa. Bahkan, tetangga korban juga dimintai keterangan dan mereka mengatakan memang sempat mendengar ada cekcok di rumah korban sekira pukul 02.00 WIB, pada Rabu 8 Januari.

Sebelumnya, seorang ibu berininisial Es (70), warga Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng tewas digorok oleh anak kandungnya sendiri, Firman di rumannya, pada Rabu 8 Januari sekira pukul 02.00 WIB.

Parahnya lagi, usai menghabisi nyawa sang ibu, mantan Sekretaris Desa Tumbang Sangai ini langsung mengumumkan di pengeras suara masjid tak jauh dari rumahnya.

Kepala Desa Tumbang Sangai Suryanto mengatakan, saat itu pelaku memanggil ibunya yang hendak Salat Tahajud untuk duduk dan bercerita.

"Mungkin dalam komunikasi antara keduanya terdapat sesuatu yang tidak berkenan atau mungkin ada persoalan lainnya, Firman langsung membunuh ibunya tersebut," ujar Suryanto.

Usai membunuh, pelaku langsung ke masjid dan mengumumkan acara upacara pemakaman serta menjelaskan kenapa ia membunuh sang ibu. "Pengumuman besok ada acara penguburan, mohon partisipasinya yang baik dari kita semua," ucap pelaku ditirukan sang kades.

Selang beberapa saat kemudian, pelaku melanjutkan pengumumannya dengan mengatakan bahwa yang meninggal adalah ibu kandungnya dan dibunuh sendiri.

Usai mendengar informasi tersebut, warga sekitar yang masih terlelap tidur terkejut dan langsung mendatangi Masjid.

"Warga awalnya tidak percaya dengan pengumuman itu. Tetapi ketika sampai di Masjid setempat mereka melihat pelaku mengenakan kopiah, batik dan, celana tisu hitam sedang berada di Masjid," kisahnya.

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Pembunuhan Hakim Jamaluddin yang Diotaki Istrinya

Untuk membuktikan berita tersebut warga bersama pelaku menuju rumah korban. "Pas sampai dirumah lihat ibunya sudah berlumuran darah dengan luka dibagian leher dan lengan. Lalu parang yang digunakan untuk membunuh diletakan di samping mayat ibunya," ujarnya.

Peristiwa tragis dan miris ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian setempat, yakni Polres Kotim maupun Polsek Telaga Atang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini