BENGKULU - Bagi sebagian orang penjaga kamar jenazah merupakan pekerjaan yang menakutkan. Bahkan, horor. Namun tidak untuk sosok pria 49 tahun ini. Bagi, bapak dari 4 orang anak ini, jenazah sudah menjadi bagian dari hidupnya.
Pria bermental baja itu bernama Zairin. Berbagai pengalaman telah dirasakan suami dari Heti Muryani (44) ini. Darah segar dari korban pembunuhan, kecelakaan, tenggelam sudah sering dilihat pria kelahiran 10 Oktober 1971 ini.
Tidak kurang dari 1.000, bahkan lebih jenazah sudah ditanganinya sejak bertugas di kamar jenazah disalah satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di provinsi Bengkulu, pada tahun 2003.
Jenazah yang ada di kamar jenazah rumah sakit, beragam. Mulai dari jenazah yang masih utuh hingga tidak utuh. Bagi Zairin, memegang atau melihat jenazah tidak utuh sudah biasa baginya.

Kamis 9 Januari 2020, pagi. Awan kelam menggelayut di Kota Bengkulu. Sama seperti tempat tinggal pria yang telah bekerja di kamar jenazah selama 16 tahun di jalan Hibrida 14 Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.
Pagi itu, pria bertubuh gempal ini sedang beristirahat di dalam rumahnya. Mengenakan baju warna putih lengan penduk serta dibaluti sarung peraduan warna coklat muda dan tua.
Pria berwajah brewok ini mendapatkan jadwal piket menjaga kamar jenazah shift siang, pukul 14.01 WIB. Berbagai pengalaman di kamar jenazah sudah dialami sosok pria berkulit sedikit gelap ini.

Mulai dari jenazah yang memiliki anggota keluarga hingga jenazah tidak memiliki keluarga atau Mr X sudah menjadi 'makanan', Zairin. Sejak dipercaya bertugas di kamar jenazah, Zairin menjadikan tugas tersebut sebagai bagian dari hidupnya.
Sebelumnya, suami dari Heti Muryani (44), bukan penjaga kamar jenazah, melainkan security di salah satu rumah sakit umum daerah di Bengkulu.
Zairin diangkat menjadi penjaga kamar jenazah, lantaran sering mengantarkan jenazah ke kamar jenazah. Sejak itu direktur rumah sakit memindahkan pria jebolan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu ini ke kamar jenazah.
''Sebelum menjadi petugas kamar jenazah, saya di security. Tahun 2003, saya resmi bertugas di kamar jenazah,'' kata Zairin, saat ditemui Okezone, di rumahnya, Kamis (9/1/2020).