
Ia menjelaskan, undangan Presiden Jokowi kepada Kaisar Naruhito adalah proses penting bagaimana konsep politik Indonesia dan simbol Negara Jepang yang berlandaskan pada keselarasan bertemu. Bertemunya dua ‘keselarasan’ Indonesia dan Jepang memberi dampak konstruktif antara lain sebagai berikut:
1. Semakin erat kepercayaan antar kedua negara untuk bekerjasama pada banyak bidang strategis untuk kebaikan masyarakat.
2. Penguatan jaringan kerjasama diplomasi global berdasar konsep keselarasan, yaitu saling kerjasama dan peduli, yang dibutuhkan untuk menghadapi krisis global.
3. Terbentuk simbol kekariban lintas negara dengan agama berbeda yang hidup berdampingan secara damai.