Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Desakan Pembentukan Pansus Jiwasraya Mengemuka dalam Paripurna DPR

Muhamad Rizky , Jurnalis-Senin, 13 Januari 2020 |23:07 WIB
Desakan Pembentukan Pansus Jiwasraya Mengemuka dalam Paripurna DPR
Rapat Paripurna DPR RI masa persidangan II tahun sidang 2019-2020 (Okezone.com/M Rizky)
A
A
A

JAKARTA – Rapat Paripurna masa persidangan II tahun sidang 2019-2020 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2020), diwarnai interupsi dari peserta sidang yang mendesak DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya.

Desakan itu salah satunya disampaikan oleh anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade.

"Saya harap pimpinan dan seluruh anggota DPR bisa mendengarkan jeritan harapan rakyat untuk membentuk Pansus Jiwasraya," ujar Andre dalam Rapat Paripurna.

Andre mengatakan sudah banyak maayarakat yang mengadukan soal kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ke Komisi VI yang salah satu mitra kerjanya adalah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan seluruh BUMN.andre rosiade

Andre Rosiade (Okezone)

Bahkan, kata dia, ada masyarakat yang datang langsung ke komisi yang membidangi masalah investasi, industri dan persaingan usaha itu untuk mengadukan soal kasus yang diduga merugikan negara Rp13,7 triliun.

"Harapan saya pimpinan dan seluruh anggota DPR RI, ada di depan mata kita semua skandal Jiwasraya yang jauh lebih besar dari pada skandal Century, harapan saya tentu dan harapan seluruh rakyat Indonesia yang menanti rapat paripurna kita hari ini," ungkapnya.

Baca juga: KPK Dukung Kejagung Usut Kasus Jiwasraya

Andre mendorong agar seluruh pimpinan fraksi untuk segera berkumpul dan menggelar rapat dengan mendengarkan harapan rakyat yang menginginkan dibentuknya Pansus Jiwasraya untuk membongkar kasus tersebut.

"Pelaku bisa kita tangkap, uang nasabah bisa kita dikembalikan dan kita DPR bisa memberikan evaluasi agar ke depan jangan ada lagi kebobolan seperti kasus Jiwasraya, Asabri dan kasus lainnya," tutur Andre.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement