Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Bekasi Digegerkan Penemuan Bayi Dalam Tas

Wisnu Yusep , Jurnalis-Selasa, 14 Januari 2020 |12:59 WIB
Warga Bekasi Digegerkan Penemuan Bayi Dalam Tas
Ilustrasi bayi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BEKASI - Dini hari tadi, Selasa 14 Januari 2020 warga digegerkan dengan sesosok mayat bayi yang tergeletak dalam sebuah tas di Jalan Inspeksi Kalimalang, wilayah Desa Sukadanau, Cikarang Barat.

Berdasarkan keterangan pihak polisi, penemuan mayat itu pada pukul 00.05 WIB. Ketika itu, saksi mata IK sehabis pulang kerja melihat tas hitam tergeletak di pinggir jalan.

Baca Juga: Mayat Bayi Ditemukan di Pinggir Kali Baru Barat Jagakarsa

Rasa penasaran IK pun tak terbendung. Dia menghampiri tas hitam tersebut dan kemudian membukanya. Ketika dibuka, IK dikagetkan dengan ramput dan pakian bayi tersebut.

Karena ketakutan, IK pun melaporkan penemuan mayat bayi tersebut kepada satpam, yang kebetulan dekat dengan lokasi penemuan bayi malang tersebut.

"MD (satpam yang diminta tolong IK-red), lantas memanggil seorang perawat. (Ketika kumpul-red) mereka memeriksa tas tersebut," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/1/2020).

Benar saja, ketika para saksi itu membuka tas ada sesosok bayi dengan jenis kelamin laki-laki dalam kondisi tidak bernyawa. Setelah itu, kata dia, mereka melaporkan penemuan itu kepada pihak polisi.

Baca Juga: Mayat Bayi Baru Lahir Dibuang Dalam Kardus di Bekasi

"Selanjutnya bayi tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa dan divisum," kata dia.

Adapun kondisi bayi malang tersebut ketika ditemukan, memiliki berat badan 2,8 kilogram dan panjang 47 sentimeter.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement