Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Besok Raja Keraton Agung Sejagat Dipanggil Polisi

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 14 Januari 2020 |17:28 WIB
Besok Raja Keraton Agung Sejagat Dipanggil Polisi
Keraton Agung Sejagat di Purworejo. (Foto: Istimewa)
A
A
A

SEMARANG - Pimpinan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah bakal dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Klaim pihak keraton yang memiliki kekuasan hingga seluruh negara di dunia menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, Direktorat Intelijen dan Direktorat Reskrimum Polda Jateng tengah mendalami keraton yang berlokasi di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo itu.

"Jadi kasus ini sudah ditangani oleh Ditreskrimum Polda Jateng," kata Iskandar saat dihubungi melalui sambungan telefon, Selasa (14/1/2020).

Foto: Istimewa

Dia mengatakan, pimpinan keraton, Totok Santosa Hadiningrat akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Totok memakai gelar Rangkai Mataram Agung. Dalam keseharian di keraton, panggilannya adalah Sinuhun.

Baca juga: Polisi Selidiki Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang Bikin Heboh

"Besok Totok maupun istrinya (Dyah Gitarja atau Kanjeng Ratu) akan dipanggil ke Polda," ungkap dia.

Foto: Istimewa

Totok menyebut keraton yang didirikannya untuk menunaikan janji 500 tahun sejak runtuhnya Kerajaan Majapahit, pada 1518. Keraton Agung Sejagat itu untuk menyambut kehadiran Sri Maharatu (Maharaja) Jawa kembali ke Tanah Jawa.

Klaim berikutnya adalah memiliki wilayah kekuasaan seluruh negara di dunia. Bahkan United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan bagian dari kerajaannya yang disebut sebagai parlemen dunia.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement