Polisi Segel Tambang Ilegal Diduga Penyebab Banjir dan Longsor di Lebak

Rabu 15 Januari 2020 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 15 340 2153032 polisi-segel-tambang-ilegal-diduga-penyebab-banjir-dan-longsor-di-lebak-tyBypZ2suS.JPG Tambang ilegl di Lebak, Banten yang disegel polisi (Foto: iNews.id/Iskandar Nasution)

LEBAK – Polisi menyegel tambang emas ilegal yang disinyalir menjadi pemicu banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tambang tersebut berlokasi di perbukitan yang curam, masuk dalam wilayah Desa Cinoyong, Kecamatan Lebak Gedong.

Melansir iNews.id, Rabu (15/1/2020), penyegelan ini dilakukan tim gabungan dari Bareskrim Mabes Polri, Polda Banten, Polres Lebak dan aparat TNI bersama sejumlah warga. Petugas bersenjata lengkap menyusuri perbukitan curam dan rawan longsor yang menjadi lokasi tambang rakyat ilegal tersebut.

Saat di lokasi, petugas mendatangi satu persatu lubang bekas tambang yang sudah ditinggalkan. Tampak juga ada beberapa alat pengoperasian tambang di lokasi, seperti pemisah bebatuan, pasir dan material emas.

Selain menyegel lubang tambang emas, polisi juga membongkar tenda darurat milik para penambang di sekitar lokasi. Pembongkaran ini dimaksudkan agar tempat tersebut tidak digunakan kembali.

“Kami datang lokasi tambang sudang kosong. Ada beberapa peralatan yang ditinggalkan penambang. Kami juga langsung bongkar tenda serta menyegel lokasi tambang tersebut,” ujar Kapolres Lebak, AKBP Firman Andreanto, Selasa 14 Januari 2020 kemarin.

Menurutnya, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan menyangkut aktivitas tambang ilegal tersebut. “Untuk saat ini baru satu tambang yang kami segel dan masih akan berlanjut,” kata dia.

Sebelumnya, di awal tahun 2020, banjir bandang dan longsor menerjang enam kecamatan di wilayah Lebak, Banten. Bencana alam ini merusak permukiman dan infrastrukur, bahkan sampai menelan korban jiwa. Salah satu penyebab terjadinya banjir dan longsor disinyalir kuat akibat adanya aktivitas penambang liar di area hutan lindung kawasan Gunung Halimun Salak.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini