nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konflik Perairan Natuna, Dubes China Yakin Bisa Diskusi Demi Menemukan Solusi

Jum'at 17 Januari 2020 11:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 17 18 2154156 konflik-perairan-natuna-dubes-china-yakin-bisa-diskusi-demi-menemukan-solusi-6AHsP2hVWE.JPG Dubes China untuk Indonesia Xiao Qian. (Foto onebeltdoad.com)

JAKARTA – Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian meyakini konflik di Perairan Natuna bisa menemukan solusi dengan jalan diskusi. Hal itu disampaikan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD, Kamis 17 Januari 2020.

Konflik di Perairan Natuna menguat setelah beberapa nelayan China mengambil ikan secara ilegal di kawasan Zona Eksekutif Ekonomi (ZEE) Indonesia, bahkan para nelayan itu dikawal kapal patroli China (Coast Guard).

Xiao Qian mengaku, hubungan antara China dan Indonesia tidak selalu baik, terutama terkait masalah klaim wilayah di Perairan Natuna.

"Saya tahu bahwa kita memiliki masalah, namun saya yakin kita bisa mengurusnya dengan baik dan kita dapat berdiskusi guna menemukan solusi permasalahan tersebut," kata Xiao menyitir BBC, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: 4 Pesawat Tempur F-16 Masih Disiagakan di Natuna

Baca juga: Indonesia Protes ke China karena Kapal Masuki Kepulauan Natuna

Menurutnya, nelayan-nelayan China masuk ke Perairan Natuna atas inisiatif mereka sendiri untuk mencari ikan. Ia mengaku pihaknya akan terus berdialog dengan Indonesia melalui kanal-kanal diplomatik seperti lewat Kementerian Luar Negeri.

Sedangkan Mahfud menekankan bahwa sikap Pemerintah Indonesia tegas menjaga kedaulatan Negara.

"Ada dua hal, kalau di ZEE itu hak berdaulat, kalau di wilayah teritori itu namanya kedaulatan. Kita akan jaga itu dua-duanya," ucap Mahfud.

Ia menjamin hubungan Indonesia dengan China tetap terjalin dengan baik. Meski demikian pemerintah tidak akan bernegosiasi soal kedaulatan negara.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini