Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Magar, Pria Terpendek di Dunia Meninggal Dalam Usia 27 Tahun

Magar, Pria Terpendek di Dunia Meninggal Dalam Usia 27 Tahun
Khagendra Thapa Magar. (Foto/Reuters)
A
A
A

KATHMANDU - Pria terpendek di dunia yang bisa berjalan, seperti yang tercatat dalam Guinness World Records (GWR), telah meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Nepal dalam usia 27 tahun.

Melansir BBC, Sabtu (18/1/2020) Khagendra Thapa Magar, warga distrik Baglung di Nepal, tingginya 67,08cm.

Saudara lelakinya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia wafat pada Jumat 17 Januari 2020 setelah menderita pneumonia atau radang paru-paru).

Guinness World Records, yang telah memberikan penghormatan kepada Magar, mengatakan bahwa dia "tidak menjadikan ukuran badannya yang kecil sebagai penghalang untuk melakukan hal terbaik selama hidupnya".

Foto/Reuters

Magar diakui sebagai pria terkecil di dunia pada ulang tahunnya ke-18 pada 2010, dalam sebuah upacara yang dihadiri para pejabat tinggi Nepal dan perwakilan lembaga internasional.

"Saya tidak menganggap diri saya pria kecil. Saya pria besar. Saya berharap gelar ini memungkinkan saya untuk membuktikannya dan mendapatkan rumah yang layak untuk saya dan keluarga," katanya saat itu.

GWR memiliki dua kategori untuk orang yang berperawakan pendek—yang bisa berjalan dan yang sebaliknya.

Foto/Reuters

Seorang warga Filipina, Junrey Balawing, yang tidak bisa berjalan atau berdiri tanpa bantuan, merupakan pria terpendek di dunia untuk kategori tidak bisa berjalan—tingginya 59,93cm.

Magar sempat kehilangan predikat sebagai orang terpendek di dunia setelah warga Nepal lainnya, Nepal Chandra Bahadur Dangi, yang berukuran 54,6 cm, menggantikannya.

Namun, dia meraih kembali gelarnya setelah Dangi meninggal pada 2015.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement