Magar, Pria Terpendek di Dunia Meninggal Dalam Usia 27 Tahun

Sabtu 18 Januari 2020 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 18 18 2154869 magar-pria-terpendek-di-dunia-meninggal-dalam-usia-27-tahun-Ac0J672VoU.jpg Khagendra Thapa Magar. (Foto/Reuters)

KATHMANDU - Pria terpendek di dunia yang bisa berjalan, seperti yang tercatat dalam Guinness World Records (GWR), telah meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Nepal dalam usia 27 tahun.

Melansir BBC, Sabtu (18/1/2020) Khagendra Thapa Magar, warga distrik Baglung di Nepal, tingginya 67,08cm.

Saudara lelakinya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia wafat pada Jumat 17 Januari 2020 setelah menderita pneumonia atau radang paru-paru).

Guinness World Records, yang telah memberikan penghormatan kepada Magar, mengatakan bahwa dia "tidak menjadikan ukuran badannya yang kecil sebagai penghalang untuk melakukan hal terbaik selama hidupnya".

Foto/Reuters

Magar diakui sebagai pria terkecil di dunia pada ulang tahunnya ke-18 pada 2010, dalam sebuah upacara yang dihadiri para pejabat tinggi Nepal dan perwakilan lembaga internasional.

"Saya tidak menganggap diri saya pria kecil. Saya pria besar. Saya berharap gelar ini memungkinkan saya untuk membuktikannya dan mendapatkan rumah yang layak untuk saya dan keluarga," katanya saat itu.

GWR memiliki dua kategori untuk orang yang berperawakan pendek—yang bisa berjalan dan yang sebaliknya.

Foto/Reuters

Seorang warga Filipina, Junrey Balawing, yang tidak bisa berjalan atau berdiri tanpa bantuan, merupakan pria terpendek di dunia untuk kategori tidak bisa berjalan—tingginya 59,93cm.

Magar sempat kehilangan predikat sebagai orang terpendek di dunia setelah warga Nepal lainnya, Nepal Chandra Bahadur Dangi, yang berukuran 54,6 cm, menggantikannya.

Namun, dia meraih kembali gelarnya setelah Dangi meninggal pada 2015.

Magar pertama kali terlihat oleh seorang penjual keliling ketika dia berusia 14 dan diajak ke sebuah acara, dan anak-anak membayarnya untuk berfoto bersamanya.

Setelah mendapat pengakuan GWR pada 2010, dia melakukan perjalanan keliling dunia dan tampil di acara televisi di Eropa dan AS. Ia juga menjadi ikon resmi kampanye pariwisata Nepal.

Craig Glenday, pemimpin GWR, mengatakan dia "sangat sedih" mendengar berita kematian Magar.

"Senyumnya yang mengembang telah menular sehingga dia meluluhkan hati siapa pun yang bertemu dengannya," katanya.

Setelah Megar meninggal, rekor pria terpendek yang mampu berjalan kini disandang pria asal Kolombia, Edward Hernandez, yang tingginya 70.21cm.

Lihat postingan ini di Instagram

We are saddened today to hear of the passing of the world’s shortest man, Khagendra Thapa Magar from Nepal. He was 27 years old.⁣ ⁣ Khagendra, who was born on 14 October 1992, stood at 67.08 cm (2 ft 2.41 in) tall when measured at Fewa City Hospital in Pohkara, Nepal, on the advent of his 18th birthday in 2010. ⁣ ⁣ Khagendra was born in the Baglung district of Nepal, the eldest son of Roop Bahadur and Dhan Maya. His father recalled, “He was so tiny when he was born that he could fit in the palm of your hand, and it was very hard to bathe him because he was so small.”⁣ ⁣ According to friends, Khagendra had been struggling recently with heart problems, asthma and pneumonia.⁣ ⁣ "We’re terribly sad to hear the news from Nepal that Khagendra is no longer with us," said Guinness World Records Editor-in-Chief Craig Glenday, who first met Khagendra during his visit to Italy in 2010. ⁣ ⁣ "His bright smile was so infectious that he melted the hearts of anyone who met him. As many people of short stature experience, life can be challenging when you weigh just 6 kg and you don’t fit into world built for the average person. But Khagendra certainly didn’t let his small size stop him from getting the most out of life. It’s been an honour to know him and his family, and a privilege to share his story with the world."⁣ ⁣ Click the link in our bio for more memories of Khagendra.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Guinness World Records (@guinnessworldrecords) pada

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini