nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harry-Meghan Lepas Gelar Kerajaan Inggris dan Bayar Pajak Rp42,6 Miliar

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 13:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 19 18 2155052 harry-meghan-lepas-gelar-kerajaan-inggris-dan-bayar-pajak-rp42-6-miliar-RJvTwOQG20.jpg Harry dan Meghan Markle (Karwai Tang/BBC)

PANGERAN Harry dan istrinya Meghan Markle tidak lagi menggunakan gelar "Yang Mulia" dan tidak akan menerima dana publik untuk tugas kerajaan, Istana Buckingham mengumumkan. Pasangan itu juga tidak lagi secara resmi mewakili Ratu Elizabeth.

Pasangan bergelar Duke dan Duchess of Sussex itu berniat untuk membayar £2,4 juta (Rp42,6 miliar) uang pajak yang digunakan untuk renovasi Frogmore Cottage, yang akan tetap menjadi rumah keluarga mereka di Inggris, imbuh pernyataan tersebut.

Pengaturan baru ini mulai berlaku pada musim semi tahun ini, kata Istana.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah anggota senior keluarga kerajaan bertemu pada hari Senin untuk membicarakan peran Harry dan Meghan di masa depan.

Keduanya bulan ini mengumumkan keinginan mereka untuk "mundur" sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

'Pengawasan intensif'

Sang Ratu mengatakan bahwa setelah "percakapan selama berbulan-bulan dan diskusi baru-baru ini" ia "senang bahwa kami bersama-sama telah menemukan jalan ke depan yang konstruktif dan suportif bagi cucu saya dan keluarganya".

"Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga saya yang sangat dicintai," lanjut pernyataan itu.Harry-Meghan

Harry-Meghan (Mirror)

"Saya menyadari tantangan yang mereka alami akibat pengawasan ketat selama dua tahun terakhir dan mendukung keinginan mereka untuk kehidupan yang lebih mandiri.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka atas semua kerja penuh dedikasi di negeri ini, Persemakmuran, dan seterusnya; dan saya sangat bangga pada Meghan, yang begitu cepat menjadi bagian dari keluarga kami.

Bagaimana cara Pangeran Harry-Meghan Markle mandiri secara finansial?

"Adalah harapan seluruh keluarga saya bahwa kesepakatan hari ini memungkinkan mereka untuk mulai membangun kehidupan baru yang damai dan bahagia."

Istana Buckingham mengatakan pasangan kerajaan itu mengerti bahwa mereka diharuskan mundur dari tugas-tugas kerajaan, termasuk jabatan militer resmi.

Istana menambahkan bahwa Harry dan Meghan akan mempertahankan patronase dan asosiasi pribadi mereka.

"Meskipun mereka tidak bisa lagi secara resmi mewakili Ratu, keluarga Sussex telah menjelaskan bahwa semua yang mereka lakukan akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Yang Mulia," tambah pernyataan itu.

"Keluarga Sussex tidak akan menggunakan gelar HRH karena mereka tidak lagi menjadi anggota aktif Keluarga Kerajaan."

HRH, singkatan dari His/Her Royal Highness atau Yang Mulia, digunakan sebagai bagian dari gelar beberapa anggota keluarga kerajaan, termasuk pangeran atau putri.

Istana mengatakan tidak akan berkomentar mengenai pengaturan keamanan seperti apa yang akan diterapkan pada Harry dan Meghan.

Situs web baru mereka, sussexroyal.com, diperbarui menyusul pernyataan Ratu.

"Sejalan dengan pernyataan Yang Mulia Ratu, informasi tentang peran dan tugas Duke dan Duchess of Sussex akan diperbarui di situs web ini pada waktunya," tulisnya.

Kiriman baru di situs web tersebut juga mengundang para pengunjung untuk menjelajahi situs dan melihat pekerjaan-pekerjaan terbaru dari "Their Royal Highness".

Pengumuman ini menandai akhir dari pembicaraan tentang masa depan Harry dan Meghan dengan anggota senior keluarga dan pembantu kerajaan.

Awal bulan ini, mereka mengungkapkan keinginan akan "peran baru yang progresif" di dalam institusi itu, yang memungkinkan mereka untuk mandiri secara finansial dan membagi waktu antara Inggris dan Amerika Utara.

Tahun lalu, mereka berdua berbicara tentang kesulitan kehidupan kerajaan dan perhatian media.

Harry mengatakan ia takut istrinya akan menjadi korban "kekuatan yang sama" yang menyebabkan kematian ibunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini