nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja di Mandailing Natal

Senin 20 Januari 2020 10:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 20 608 2155303 polisi-musnahkan-5-hektare-ladang-ganja-di-mandailing-natal-PUWN6pBHF8.JPG Penemuan ladang ganja seluas 5 hektare di pegunungan Mandailing Natal (Foto: iNews.id)

MADINA – Aparat gabungan TNI dan Polri menemukan ladang ganja seluas lima hektare di Pegunungan Simpang Pahu, Desa Banjar Lancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Lahan ini selanjutnya dimusnahkan sebagai upaya pemberantasan narkoba.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Irsan Sinuhaji mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan operasi bersama dalam pemberantasan dan pemusnahan ladang narkotika golongan satu jenis ganja ini berawal dari pengungkapan jaringan oleh Dit Narkoba Polda Metro Jaya di Depok, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 210 kilogram ganja.

"Ini juga pengungkapan jaringan narkotika jenis ganja 34 Kg oleh Sat Narkoba Polrestro Jakbar di wilayah Jakarta Timur. Selain itu juga pengungkapan jaringan narkotika jenis ganja 254 Kg oleh Sat Narkoba Polrestro Jakbar. Barang haram ini berasalk dari Mandailing Natal,” ujarnya, mengutip iNews.id, Senin (20/1/2020).

Tersangka diketahui bernama Saparuddin, pemilik ladang ganja di Mandailing Natal. Dalam pengembangan kasusnya, polisi memusnahkan lima hektare ladang ganja milik tersangka.

"Total jumlah keseluruhan ladang ganja seluas lima hektar yang ditanami sebanyak 300.000 batang pohon ganja," katanya.

Operasi pemberantasan dan pemusnahan ladang ganja melibatkan tim gabungan terdiri atas personel Satgassus Narkoba Polri, Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Dit Narkoba Polda Sumut, Polres Metro Jakarta Barat dan Polres Madina serta Koramil 13 Panyabungan Kodim 0212/TS.

"Personel awalnya datang ke Desa Banjar Lancar dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju penggunungan Simpang Pahu,” ujarnya.

Hasil pengecekan, lahan seluas kurang lebih tiga hektare ditanami ganja dengan jumlah kurang lebih 180.000 batang tanaman. Rata-rata pohon ganja berukuran 1,5 meter sampai 2 meter atau siap untuk panen dan daun ganja siap edar seberat kurang lebih 30 kilogram," katanya.

Informasi yang dihimpun, penemuan ladang ganja yang dilakukan petugas tidak sampai di situ saja. Saat menyisir, ditemukan kembali dua hektare ladang ganja yang tidak jauh dari lokasi penemuan pertama. Pada lokasi kedua ini, terdapat 120 ribu batang pohon ganja dengan ukuran panjang tanaman 1,5 meter sampai 2 meter.

"Anggota mencabut dan memusnahan barang bukti di TKP 1 dan 2. Untuk di lokasi pertama, dimusnahkan 179.970 batang dan disisihkan 30 batang pohon ganja. Untuk TKP ke dua, dimusnahkan sejumlah 119.970 batang pohon dan disisihkan 30 batang pohon ganja untuk kepentingan barang bukti. Total keseluruhan yang dimusnahkan sebanyak 299.940 batang," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini