Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuasa Hukum Pelajar Pembunuh Begal: Komentar Jaksa Agung Tak Sesuai Fakta Persidangan

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 21 Januari 2020 |09:52 WIB
Kuasa Hukum Pelajar Pembunuh Begal: Komentar Jaksa Agung Tak Sesuai Fakta Persidangan
Koordinator Kuasa Hukum Za, Bhakti Riza (Foto: Okezone/Avirista)
A
A
A

MALANG - Tim kuasa hukum ZA, pelajar pembunuh begal, menyesalkan pernyataan Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Sanitiar Burhanuddin yang menyebut tidak ada keinginan korban untuk memerkosa V, teman perempuan ZA.

Menurut Koordinator Kuasa Hukum ZA, Bhakti Riza Hidayat, apa yang disampaikan Jaksa Agung ST Burhanuddin ini tidak sesuai dengan fakta-fakta di persidangan.

"Di sidang tadi menghadirkan Ali Wafa, dia temannya Misnan yang ditusuk. Beberapa kali Misnan menyampaikan akan memerkosa V. Itu diakui kok sama teman Misnan, itu fakta persidangan," ujar Bhakti Riza, kepada Okezone, Senin 20 Januari 2020 malam.

Hal ini pula yang diakui teman perempuan ZA, yang mengaku ada ancaman dirinya akan diperkosa oleh tiga kawanan pelaku begal.

"Ancaman itu juga diakui F, teman perempuan ZA. ZA juga mengakui kenapa dia juga membunuh karena memang ada ancaman pemerkosaan oleh mereka," ucapnya kembali.

Baca Juga: Ditanya Kasus Pelajar SMA Bunuh Begal, Begini Komentar Jaksa Agung

Dirinya juga menyatakan jika posisi ZA dan teman perempuan sudah terdesak, serta tidak ada pilihan lain.

"Sekali lagi ini tidak ada pilihan lain, karena sudah terdesak. Apakah kemudian harus ada perbuatan pemerkosaan dulu baru membela diri? Dengan pembelaan secara spontan dengan menusuk memakai pisau, tentu bukan tindak pidana pembunuhan berencana, karena kondisi ZA dalam keadaan tertekan," tuturnya.

Ia juga menanggapi pernyataan Kasi Pidum Sobrani Binzar yang menyebut tidak akan menghukum berat pelajar pembunuh begal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement