nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kereta Api Kaligung Tabrak Mobil di Batang, 2 Tewas

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 512 2156661 kereta-api-kaligung-tabrak-mobil-di-batang-2-tewas-h5G28qvZeU.jpg Ilustrasi (Okezone)

BATANG – Dua orang tewas akibat mobil yang mereka tumpangi dihantam Kereta Api Kaligung yang melaju kencang di Batang, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020). Mereka tewas seketika dan mobil yang ditumpangi terpental hingga ringsek.

Dua korban tersebut adalah Indra Mardew (60), aparatur sipil negara (ASN), yang tinggal di Jalan Kartanegara RT 2/RW 10, Kelurahan Bendan, Pekalongan Barat. Korban lainnya adalah Ana Wiharna (58), pegawai BUMN, beralamat Graha Naya Permata 1, No 43 RT 1/RW 5 Pekuncen Wiradesa, Pekalongan.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi di petak jalan antara Stasiun Ujungnegoro-Kuripan KM 67+6/7 jalur hulu, pukul 11.40 WIB. Kecelakaan terjadi di pelintasan sebidang tidak terjaga atau tanpa palang pintu.

"Berawal dari info masinis KA 272 (Kaligung) relasi Tegal-Semarang Poncol bahwa KA-nya telah ditemper mobil dari arah utara," kata Krisbiyantoro, Rabu (22/1/2020).

Ilustrasi (Shutterstock)

Selanjutnya, petugas keamanan stasiun PT KAI mengamankan tempat kejadian dan menghubungi aparat Polsek Tulis. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi untuk membantu evakuasi korban sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi.

"Menurut saksi minibus Daihatsu Terios nomor polisi G 9003 JA yang dikendarai korban meluncur dari arah utara menuju selatan," ucap Krisbiyantoro.

"Saat mendekati di pelintasan, korban tidak menghentikan laju kendaraan. Saat itu pula KA Kaligung dari arah barat menuju timur di jalur hulu melintas," ujarnya.


Baca Juga : Mobil Tertabrak KA Mutiara Selatan di Sidoarjo, Satu Orang Tewas

Benturan keras tak terhindarkan antara mobil dengan KA tersebut. Akibat kejadian itu, mobil korban terpental dan ringsek.

"Pihak KAI meminta kepada pemangku kepentingan untuk segera menutup atau menjaga pelintasan sebidang di semua daerah yang tidak dijaga," tuturnya.


Baca Juga : Seorang Pria Tua Tewas Tertabrak Kereta di Kembangan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini