Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Seorang Pasien di Jakarta Mengidap ISPA, Bukan Virus Korona

Seorang Pasien di Jakarta Mengidap ISPA, Bukan Virus Korona
Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Dia menambahkan, dua anak dari China dan satu orang Meksiko yang sempat dikabarkan menjadi suspect virus korona di Denpasar, Bali, juga terkonfirmasi negatif. Hingga Minggu 26 Januari 2020, tercatat 56 orang meninggal akibat virus korona, melonjak dari angka sebelumnya yang tercatat 41 orang.

Lebih dari 2.000 orang dari berbagai negara telah terinfeksi virus ini. Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Australia, Prancis, hingga Malaysia menerima sejumlah pasien yang terjangkit virus korona sepulang dari China.

Baca juga: Komisi IX DPR Minta Pemerintah Sediakan Rumah Sakit Khusus Tangani Virus Korona 

Menanggapi maraknya virus korona yang merebak di seluruh dunia, Presiden Joko Widodo mengatakan telah memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk mengawasi virus ini secara ketat.

Presiden Jokowi menginstruksikan untuk melakukan pengecekan dengan thermal scanner setiap kedatangan dari luar negeri.

Baca juga: Mahasiswa Indonesia Jelaskan Kondisi Wuhan, Tak Seperti Diceritakan di Medsos 

"Saya sudah perintahkan Menteri Kesehatan untuk awasi secara detail, diawasi, dan kita juga sudah siap mencek dengan scanner setiap kedatangan dari luar siapa pun yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit ini," ujar Kepala Negara kepada para wartawan.

"Tapi sampai sekarang, informasi yang saya terima, dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit korona," jelasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement