nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pimpinan WHO Yakin China Bisa Hentikan Penyebaran Virus Korona

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 16:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 18 2159582 pimpinan-who-yakin-china-bisa-hentikan-penyebaran-virus-korona-YLLMkCJC3o.jpg Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

BEIJING - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus yakin dengan kemampuan China untuk mengendalikan dan menahan penyebaran virus korona jenis baru yang saat ini mewabah.

Menurut pernyataan yang di-posting di laman resmi Kementerian Luar Negeri China, pada pertemuan dengan pihak berwenang di Beijing, Tedros menyetujui langkah-langkah yang diambil Pemerintah China untuk mengekang wabah sejauh ini.

BACA JUGA: Jerman dan Kamboja Laporkan Kasus Virus Korona, Infeksi Menjalar hingga 15 Negara

Jumlah korban tewas akibat virus korona di China telah meningkat menjadi 106 orang, dengan lebih dari 4.500 kasus infeksi yang telah dikonfirmasi, termasuk yang terjadi di sedikitnya 15 negara lain.

Pekan lalu WHO menyebut epidemi virus korona itu sebagai "darurat kesehatan di China", tetapi sampai saat ini tidak mengumumkannya sebagai darurat kesehatan global.

Dalam komentar yang dilansir Reuters, Selasa (28/1/2020), Tedros mengatakan dia tidak menganjurkan evakuasi warga asing yang saat ini berada di China, dan mendesak orang untuk tetap tenang.

Anjuran itu disampaikan setelah beberapa negara termasuk Amerika Serikat (AS), Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Maroko mengatakan mereka akan mengevakuasi beberapa warga dari Wuhan, kota berpenduduk 11 juta jiwa di China, yang dianggap sebagai pusat penyebaran wabah dan telah diisolasi.

Virus korona jenis baru yang saat ini dikenal dengan nama 2019-nCoV dapat menyebabkan pneumonia, tetapi masih terlalu dini untuk mengetahui seberapa berbahaya penyakit itu dan seberapa mudah virus itu menyebar.

BACA JUGA: 106 Orang Meninggal Akibat Virus Korona, 4.239 Positif Terinfeksi

Pejabat kesehatan China mengatakan masa inkubasi virus bisa berkisar dari satu hingga 14 hari, dan dapat menular selama masa itu. Sementara WHO memperkirakan masa inkubasi virus tersebut antara dua hingga 10 hari.

Beberapa ahli kesehatan mempertanyakan apakah China dapat menahan penyebarannya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini