nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Ini Harap Anaknya yang Kuliah di China Terhindar Virus Korona

Subhan Sabu, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 28 340 2159494 ibu-ini-harap-anaknya-yang-kuliah-di-china-terhindar-virus-korona-Y79fDJKG52.jpg Ansye Ratulangi khawatir pada keadaan anaknya yang tengah kuliah di China (Foto : Okezone.com/Subhan)

MANADO - Ansye Ratulangi (42) seorang ibu rumah tangga di Manado merasa sangat khawatir memikirkan nasib anak perempuannya yang sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas di Nanjing, China.

Meski Kota Nanjing berada jauh dari Kota Wuhan, namun dirinya mengaku tetap khawatir. Apalagi ketika mendapat kabar bahwa sudah ada tujuh orang di Nanjing yang terkena virus corona.

"Biarpun cuma sedikit yang terkena virus korona, tapi perasaan takut juga ada. Cuma mau bagaimana lagi, mereka dilarang pulang karena takutnya di bandara ketemu orang yang kena virus," kata Ansye kepada Okezone, Selasa (28/1/2020).

Ansye setiap hari selalu menanyakan keadaan anaknya, Alvini Vivian Chan demi mengetahui kondisinya di sana. Di Nanjing, anaknya mengaku hanya berdiam diri di dalam kamar asrama karena dilarang untuk keluar.

"Dia di kamar saja sih, kebetulan mereka lagi libur katanya. Nanjing sama Wuhan agak jauh juga, makanya tiap hari dia update terus berita tentang penyebaran virus di sana. Saya hanya bisa berharap dan berdoa agar kondisi mereka baik-baik saja dan terhindar dari masalah virus ini," ujar Ansye.

Baca Juga : Pemkot Jambi Akan Tanggung Biaya Pengobatan Warga jika Terjangkit Virus Korona

Alvini Vivian Chan atau akrab disapa Chen ketika dihubungi via pesan whatsapp mengatakan bahwa situasi di kota Nanjing masih aman-aman saja. Aktivitas berjalan normal seperti biasa namun ada imbauan-imbaun khusus yang disampaikan oleh pemerintah setempat.

"Kami diberitahukan untuk selalu memakai masker kalau ingin keluar dan kalau bisa jangan keluar asrama serta jauhi tempat-tempat yang ramai," kata Chen.

Chen juga mengatakan ada sekira 60 mahasiswa yang bermukim di asrama. Kondisi warga Indonesia di Nanjing masih aman-aman saja namun untuk aktivitas lebih banyak di kamar karena takut terhadap masalah virus corona.

"Kalau pun ingin keluar, mungkin hanya untuk menyetok bahan makanan dan membeli kebutuhan lainnya. Untuk perkuliahan masih dalam suasana libur musim dingin, sudah satu bulan kami libur, dan kami selalu akan menerima chat dari guru kami disini mereka yg memberitahukan untuk tidak keluar asrama dan lain-lain," kata Chen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini