27 Kucing di Karanganyar Mati Mendadak

Bramantyo, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 512 2160314 27-kucing-di-karanganyar-mati-mendadak-lIjAzfTshQ.jpg 27 kucing mati mendadak di Solo (Foto : Istimewa)

KARANGANYAR - Kematian mendadak puluhan ekor kucing peliharaan terjadi di kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Informasi yang berhasil dihimpun Okezone, kematian 27 ekor kucing ini terjadi dalam rentan waktu sangat berdekatan.

Kucing-Kucing yang mati itu tersebar di Perumahan Dalem Asri, Josroyo Indah. Ahmad Ludiyanto, salah satu pemilik kucing mengatakan lima ekor kucing peliharaan miliknya mati dalam waktu yang sangat berdekatan.

"Saya punya lima ekor kucing. Memang bukan kucing mahal, kucing kampung (kucing Jawa), itu dalam waktu seminggu, mati semuannya. Pertama Induknya, terus berapa hari kemudian anaknya, dua ekor kucing mati dan dua lagi mati,"papar Ahmad Ludyanto pada Okezone, Rabu (29/1/2020).

Menurut Ludy, sapaan akrabnya, tak hanya kucing miliknya saja yang mati. Kucing tetangganya juga mati mendadak sebanyak tiga ekor.

Sebelum kucing miliknya mati, terlihat lemas, muntah, diare, dan tidak mau makan. Melihat kucingnya sakit, Ludy pun membawanya ke dokter.

"Saya bawa ke dokter hewan. Saat diperiksa, katanya kucing saya ini kena virus distemper kucing. Sejenis virus yang biasannya juga menyerang anjing," terangnya.

Terpisah Pengawas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan-(Dispertan PP) Sutiyarmo, membenarkan banyak kucing-kucing terutama di Kecamatan Jaten, mati secara mendadak.

Baca Juga : Wartawan Dikeroyok Calo saat Tengah Bertugas

Dari informasi yang didapat, di perumahan Dalem Asri terhadap 8 ekor kucing mati. Kemudian di Perumahan Josroyo tepatnya di Rt 09/Rw 16 sebanyak 15 ekor,. Kemudian di Rt 10 Rw 16 sebanyak 3 ekor, dan di Rt 14 Rw 16, sebanyak 1 ekor kucing.

"Begitu dapat laporan banyak kucing yang mati secara mendadak, kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap kucing yang lagi sakit. Daru hasil pemeriksaan kucing-kucing ini terkena virus yang disebut distemper," tuturnya.

Sutiyarmo meminta masyarakat tak perlu khawatir terhadap virus Distemper ini. Pasalnya, virus Distemper ini tidak menyerang manusia. Dan hanya menyerang sesama hewan.

"Virus ini penularannya antar sesame hewan dan tidak menular pada manusia. Dan biasnnya terjadi saat pergantian musim saja," bterangnya.

Agar virus ini tidak menular pada hewan peliharaan lainnya, Sutiyarmo meminta agar hewan peliharaan miliknya yang lagi sakit, untuk sementara dikarantina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini