nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Emak-Emak Pengemudi Ojol Diduga Dianiaya Pegawai Kedai Kopi di Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 08:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 29 525 2159868 emak-emak-pengemudi-ojol-diduga-dianiaya-pegawai-kedai-kopi-di-bandung-IeFwjUzM7R.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

BANDUNG – Baru-baru ini beredar video pertikaian antara pengemudi ojek online (ojol) dengan pegawai kedai kopi di Bandung. Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui pertikaian melibatkan perempuan pengemudi ojol berinisial A (53) dan pegawai kedai kopi berinisial Y (23).

Kronologi peristiwa itu diunggah akun Facebook Ojol Indonesia yang meneruskan posting-an Dimas Satrio Hermanto yang mengaku sebagai anak dari driver ojol tersebut.

Peristiwa ini terjadi di kedai Kopi Yor, Jalan Ciumbulueit, Kota Bandung, Senin 27 Januari 2020.

Akun itu menceritakan dugaan penganiayaan terhadap ibu pengemudi ojol ini bermula menerima pesanan Kopi Yor, namun pesanan konsumennya ini tidak ada karena habis.

Kemudian pemesan kopi pun minta pesanannya dibatalkan. Namun pesanan ini tidak bisa dibatalkan konsumen, sehingga konsumen memesan minuman lain yang harganya lebih murah.

Berikut kronologi kejadian tersebut:

“Yang pertama harganya Rp25 ribu, diganti dengan pesanan yang harganya Rp15 ribu. Karena tidak bisa diedit di aplikasi, harusnya dengan selisih harga di atas, resto mengembalikan uang costumer Rp10 ribu (karena dibayar pakai Ovo),” tulisnya.

Driver ojol.

Namun, pegawai resto itu berbicara yang tidak mengenakan. Ibu tersebut malah dihina dan dibilang tidak bisa mengedit pesanan.

“Karena merasa terhina, ibu saya meminta penjelasan dan minta diberi contoh oleh pegawai resto bagaimana mengedit orderan di aplikasi. Tapi malah dipencet 'Saya sudah sampai tujuan'. Ibu saya bilang kenapa dipencet sudah sampai tujuan padahal masih ada di resto, itu akan berakibat buruk pada akun ibu saya. Bahkan bisa di-suspen. Pegawai tersebut melempar ibu saya menggunakan susu cair kemasan dan terkena bibirnya yang mengakibatkan bibir ibu saya berdarah dan memukul menggunakan papan tripleks sebanyak dua kali namun berhasil ditepis," tulisnya.

Atas perlakuan pegawai kedai kopi tersebut, pengemudi ojol melaporkan peristiwa itu ke polisi. Kapolsek Cidadap AKP Septa Firmansyah membenarkan adanya persitiwa tersebut dan telah menerima laporan polisi dari pengemudi ibu ojol tersebut.

"Betul ada laporan ke kami. Sedang kami tangani dengan melakukan pemeriksaan baik korban, pelaku," kata Septa, saat dikonfirmasi, Rabu (29/1/2020).

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini