Melihat Gorong-Gorong Lokasi Penemuan Jasad Siswi SMP di Tasikmalaya

Rabu 29 Januari 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 525 2160137 melihat-gorong-gorong-lokasi-penemuan-jasad-siswi-smp-di-tasikmalaya-yMuJqwJ4hL.jpg Gorong-gorong yang menjadi lokasi penemuan jasad DS. (Foto: Sindonews/iNews.id)

TASIKMALAYA – DS (13), siswi SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, ditemukan tewas di gorong-gorong depan sekolahnya. Gorong-gorong tersebut terlihat membentang di depan SMP Negeri 6 Tasikmalaya.

Lebarnya sekira 50 sentimeter dengan kedalaman tidak mencapai 1 meter. Lokasi ditemukannya DS masih didatangi warga yang penasaran.

Baca juga: Dilaporkan Hilang, Siswi Berseragam Pramuka Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong 

Gorong-gorong tersebut sebelumnya tertutup beton. Namun karena sempat tersumbat, petugas keamanan sekolah membongkarnya.

Jasad DS sudah diautopsi oleh polisi di Rumah Sakit Umum (RSU) Dokter Soekardjo. Dokter Fahmi Arief Hakim, spesialis forensik dari Polda Jabar yang menangani autopsy, mengaku kesulitan karena mayat korban sudah mengalami pembusukan.

Gorong-gorong lokasi penemuan jasad DS siswi SMPN 6 Tasikmalaya. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

Gorong-gorong lokasi penemuan jasad DS siswi SMPN 6 Tasikmalaya. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

Hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan sudah meninggal antara dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.

"Untuk melihat ada bekas luka atau tidak cukup sulit karena sudah pembusukan. Kami akan lakukan pemeriksaan lab untuk lebih lanjut. Semoga penyebab kematian bisa diketahui sehingga penyidik dapat mengambil kesimpulan," kata Fahmi, Selasa 28 Januari 2020, mengutip dari iNews.id.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan penemuan jasad DS berawal dari laporan seorang warga bernama Engkos Koswara kepada Teteng Sugianto yang mencium bau busuk dari gorong-gorong saluran air depan SMPN 6 Cilembang yang tersumbat.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong, Siswi Berseragam Pramuka Hilang Hampir Sepekan 

Ia menerangkan, kemudian saksi Engkos, Teteng, dan Nandang Kusnidar berusaha mendorong sumber sumbatan gorong-gorong menggunakan kayu. Tetapi upaya itu tak berhasil. Akhirnya, ketiga saksi membongkar gorong-gorong dari bagian atas.

"Setelah bagian atas gorong-gorong terbuka, saksi terkejut saat melihat kaki manusia. Mereka lalu melaporkan penemuan jasad di dalam gorong-gorong itu ke Polres Tasikmalaya Kota," kata Erlangga, Senin 27 Januari 2020.

Evakuasi jasad DS, siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang ditemukan di dalam gorong-gorong. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

Evakuasi jasad DS, siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang ditemukan di dalam gorong-gorong. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

Usai menerima laporan, anggota Polsek Cihideung, Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, dan Unit Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) meluncur ke lokasi kejadian.

Petugas kemudian membongkar gorong-gorong dan menemukan jasad berjenis kelamin perempuan dengan posisi telentang mengenakan seragam pramuka, tas sekolah masih di tangan, dan kerudung melingkar di leher.

Baca juga: Siswi SMP yang Tewas di Gorong-Gorong Dikenal Pendiam dan Sering Di-bully 

Selanjutnya petugas melakukan identifikasi terhadap jasad tersebut dan mengamankan barang-barang milik korban berupa tas sekolah warna putih-ungu berisi buku, alat tulis, dan sepatu. Diamankan pula tali kabel warna hitam.

"Di dalam tas korban berisi buku-buku dan terdapat identitas korban atas nama DS," jelas Erlangga.

Barang-barang milik DS, siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong. (Foto: Sindonews)

Barang-barang milik DS, siswi SMPN 6 Tasikmalaya, yang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong. (Foto: Sindonews)

Ia melanjutkan, berdasarkan penyelidikan, menurut keterangan saksi Teteng yang sehari-hari berjualan cilok di sekitar lokasi kejadian, bau busuk tercium sejak Jumat 24 Januari 2020. Aroma tersebut berasal dari dalam selokan saat air mampet meluap ke jalan.

Baca juga: Warga Pamekasan Dihebohkan Penemuan Mayat Misterius Tanpa Busana 

"Pada Senin 27 Januari 2020, sekitar pukul 14.30 WIB, saat saksi Teteng kembali berjualan di dekat TKP, mencium bau bangkai yang semakin menyengat. Lalu Teteng, Engkos, dan Nanang membongkar bagian atas gorong-gorong sehingga terlihat kaki manusia," kata Erlangga.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi tubuhnya terlipat di dalam gorong-gorong depan sekolahnya. Saat ditemukan, jasad korban masih mengenakan seragam pramuka dan membawa tas serta buku.

SMPN 6 Tasikmalaya yang menjadi tempat DS bersekolah. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

SMPN 6 Tasikmalaya yang menjadi tempat DS bersekolah. (Foto: Asep Juhariyono/iNews)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini