"Dalam beberapa hari terakhir perkembangan virus, terutama di beberapa negara, terutama penularan dari manusia ke manusia, membuat kami khawatir," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu 29 Januari 2020.
Dia menyebut Jerman, Vietnam, dan Jepang, di mana ada kasus penularan virus dari orang lain yang pernah ke China.
BACA JUGA: Evakuasi WNI dari Wuhan, Presiden Jokowi : Tahapannya Sore Ini Kita Lakukan
"Meskipun jumlah di luar China masih relatif kecil, mereka memiliki potensi untuk wabah yang jauh lebih besar," kata kepala WHO.
Lebih banyak orang sekarang telah terinfeksi di China daripada selama wabah SARS pada awal 2000-an, tetapi jumlah korban jiwa tetap jauh lebih rendah. SARS yang juga disebabkan oleh virus korona, juga menyebabkan penyakit pernapasan akut.
(Rahman Asmardika)