nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Banjir Bandang Bondowoso, Ratusan Rumah Rusak hingga Warga Mengungsi

Debrinata Rizky, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 23:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 30 512 2160921 5-fakta-banjir-bandang-bondowoso-ratusan-rumah-rusak-hingga-warga-mengungsi-BaVBMRdiFU.jpg Penanganan banjir bandang Bondowoso (Foto: Ist)

JAKARTA - Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Rabu 29 Januari 2020 mengakibatkan kerusakan mulai dari ratusan rumah milik warga, ternak, rumah ibadah, hingga fasilitas publik.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 214 unit rumah terendam banjir, 6 unit musala rusak, 1 unit plengsengan rusak berat, 3 unit jembatan rusak, 3 unit rumah dinas, dan 2 unit bangunan SD rusak.

Kemudian, 1 unit kantor kecamatan mengalami rusak, merendam 864 ternak mulai dari kambing, sapi, hingga kuda, dan beberapa titik ruas jalan mengalami rusak berat.

Okezone pun merangkum sejumlah fakta dalam bencana banjir bandang Bondowoso:

1. BPBD Bondowoso Siapkan Posko dan Dapur Umum

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso langsung menyiapkan posko dan dapur umum sesaat setelah banjir bandang menerjang wilayahnya.

Kepala BPBD Bondowoso Kukuh Triatmoko mengatakan, warga yang menjadi korban banjir bandang diungsikan ke rumah warga lainnya yang tak terdampak bencana tersebut.

Sedangkan untuk suplai makanan, BNPB bekerja sama dengan instansi terkait menyiapkan dapur umum di sejumlah titik rumah warga yang digunakan untuk mengungsi.

2. BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang Bondowoso

Bondowoso

BPBD Bondowoso menetapkan status tanggap darurat terhitung sejak 29 Januari hingga 11 Februari 2020 mendatang dalam musibah banjir bandang di Bondowoso.

"BPBD Kabupaten Bondowoso sudah menetapkan SK Tanggap Darurat selama 14 hari terhitung tanggal 29 Januari 2020 sampai 11 Februari 2020," kata Kepala BPBD Kabupaten Bondowoso Kukuh Triatmoko dalam keterangannya, Rabu 29 Januari 2020.

3. Brimob Diterjunkan Bantu Warga Bersihkan Sisa Banjir Bandang

Aparat dari Korps Brigade Mobil (Brimob) dari Satbrimobda Jatim diterjunkan untuk membantu warga yang menjadi korban banjir badang di Bondowoso.

Anggota Brimob itu turut membersihkan mulai dari material lumpur, sampah, hingga potongan kayu yang juga ikut terbawa arus banjir.

Satbrimobda Jatim menerjunkan dua tim SAR dari Kompi 3 B Bondowoso. Tim SAR tersebut melakukan pembersihan baik di jalan maupun rumah warga dengan menggunakan alat berat.

4. Lima Rumah Rusak Berat dan 856 Orang Mengungsi

Bondowoso

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, sebanyak lima rumah mengalami rusak berat akibat banjir bandang Bondowoso.

"BPBD Bondowoso mencatat per hari ini pukul 09.30 WIB sebanyak 856 orang mengungsi," kata Agus, Kamis (30/1/2020).

5. Gubernur Minta Jajarannya Cepat Tangani Banjir Bondowoso

Bondowoso

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung berkordinasi dengan Bupati Bondowoso untuk menyiapkan langkah penanganan pascabanjir bandang Bondowoso.

"Saya koordinasi langsung dengan Bupati Bondowoso. Saya juga meminta kepada BPBD dan OPD terkait langsung turun gerak cepat sambil koordinasi dengan OPD Kabupaten Bondowoso untuk mengambil langkah cepat mengatasi segala hal yang disebabkan akibat banjir bandang dengan menyiagakan tim selama 24 jam penuh," kata Khofifah Indar Parawansa kepada awak media, Kamis (30/1/2020).

BPBD Bondowoso pun telah mendirikan dua tenda pengungsi, satu dapur umum dan satu pos pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Pemprov Jawa Timur telah mengerahkan dua unit alat berat untuk membantu proses pembersihan materail lumpur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini