Menurut Nasir, seharusnya Ali sebagai Jubir KPK tidak menimbulkan polemik baru yang memicu terjadinya kontroversi saat mengeluarkan pernyataan. Pasalnya, PTIK diketahui berada di bawah naungan lembaga pendidikan Polri.
“Karena ini (keberadaan Harun Masiku) sudah jadi kontroversi yah, sudah ada korban Dirjen Imigrasi kan. Jadi menurut saya KPK punya kredibilitas maka buktikan dulu bahwa dia (Harun Masiku) ada di PTIK,” tutur dia.
Nasir juga meminta agar segala informasi mengenai hal tersebut diunggah di website resmi KPK sebagai bukti otentik, sehingga tidak kembali memunculkan pertanyaan di masyarakat.
“Kalau di media-media tidak menyebutkan bukti-buktinya. KPK kan ada website, tampilkan saja di situ bukti-bukti Harun Masiku ada di PTIK saat itu, harus gitu dong, buktikan aja dulu,” tuturnya.
Untuk diketahui, Plt Jubir KPK Ali Fikri menyatakan, sempat mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitaran PTIK.