nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Posko dan Dapur Umum Didirikan di Lokasi Banjir Bandang Jember

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 02 Februari 2020 02:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 02 519 2161929 posko-dan-dapur-umum-didirikan-di-lokasi-banjir-bandang-jember-LF8XoBbYGU.jpg Pengungsi korban banjir bandang di Jember, Jawa Timur (Foto: Ist)

JEMBER - Pihak kepolisian bersama BPBD Kabupaten Jember, Jawa Timur dan sejumlah instansi lain masih berkoordinasi untuk menyiapkan satu posko pengungsian di kecamatan.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengungkapkan telah memerintahkan Kepala Bagian Operasi Polres bersama BPBD Jember, untuk menempatkan satu posko di Desa Klungkung dan di kecamatan.

"Kita sudah perintahkan Kabag Ops mem-back-up BPBD untuk menempatkan satu posko di Desa Klungkung dan satu lagi di Kecamatan Sukorambi," kata Alfian Nurrizal, saat dikonfirmasi, Sabtu (1/2/2020) malam.

Baca Juga: Khofifah Akan Meninjau Lokasi Banjir di Jember 

Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan BPBD Jember menyiapkan sistem peringatan dini untuk daerah - daerah yang lebih rendah supaya tidak terdampak banjir bandang dari aliran Sungai Kalijompo.

"Kita dan BPBD antisipasi warga yang lebih rendah dengan early warning (sistem peringatan dini) sehingga warga bisa kita evakuasi ke tempat yang aman," paparnya.

Pengungsi banjir Foto Ist 

Di sisi lain, Petugas Pusdalops BPBD Jember, Rezha Pratama tengah fokus distribusi bantuan logistik untuk penanganan pengungsi dengan mendirikan dapur umum di lapangan.

"BPBD melakukan distribusi bantuan logistik untuk mendukung dapur umum bagi pengungsi," ucapnya.

Sebelumnya, debit air Sungai Kalijompo yang mengalir dari hulu Gunung Argopuro meluap dan mengakibatkan banjir bandang dengan material bebatuan, lumpur, dan kayu.

Baca Juga: Jembatan Putus Diterjang Banjir di Jember 

Banjir bandang menerjang kawasan Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Aliran air banjir dari Sungai Kalijompo ini memutuskan setidaknya satu unit jembatan, 15 unit rumah terdampak, serta 334 jiwa dilaporkan mengungsi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini