Angka Kematian Bertambah, Wabah Virus Korona Renggut 350 Nyawa di China

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 03 Februari 2020 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 18 2162322 angka-kematian-bertambah-wabah-virus-korona-renggut-350-nyawa-di-china-fKBwFH19yP.jpg Foto: Okezone.

BEIJING – Jumlah korban meninggal dunia akibat wabah virus korona atau yang dikenal sebagai 2019-nCoV di Provinsi Hubei, China telah bertambah menjadi 350 orang. Sementara itu pada Minggu, 2 Februari 2020, kematian pertama akibat virus korona di luar China dilaporkan di terjadi Filipina.

Berdasarkan keterangan otoritas kesehatan China yang dilansir Reuters, Senin (3/2/2020), telah terkonfirmasi 2.103 kasus baru infeksi virus korona di Hubei, yang merupakan pusat penyebaran wabah, menjadikan total 11.177 kasus yang kini terkonfirmasi di provinsi itu.

BACA JUGA: Satu Orang Tewas Terpapar Korona, Warga Manila Mulai Berburu Masker

Sedikitnya 171 kasus lainnya juga terkonfirmasi di berbagai negara termasuk Thailand, Malaysia, Amerika Serikat (AS), Australia, Prancis, Jerman, Rusia, dan Inggris.

Pada Minggu, seorang pria China berusia 44 tahun yang dikonfirmasi terinfeksi virus korona meninggal dunia di Filipina setelah melakukan perjalanan dari Wuhan. Ini merupakan kematian pertama akibat virus tersebut yang dilaporkan terjadi di luar China.

BACA JUGA: 238 WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu telah menetapkan epidemi virus 2019-nCoV ini sebagai darurat kesehatan global.

Sejumlah negara telah melarang orang-orang dari China, atau mereka yang baru bepergian ke China dalam dua pekan terakhir, untuk masuk ke wilayahnya demi mencegah penyebaran virus tersebut. Sementara beberapa negara, termasuk Indonesia, juga telah mengevakuasi warga mereka dari daerah-daerah di China yang terdampak atau menjadi pusat penyebaran virus mematikan itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini