CIREBON – Tanggul Sungai Cikenanga di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat sudah berulang kali jebol. Tiap hujan deras yang meningkatkan volume air sungai, tanggul penahannya selalu jebol.
Teranyar, Senin (3/2/2020) malam, tanggul sungai itu kembali jebol dan air sungai tumpah ke permukiman merendam sedikitnya 150 rumah di Desa Gamel. Ketinggian air dari 40 hingga 80 cm.
Ini kali ketiga tanggul Sungai Cikenanga jeboh sejak Januari 2020, sekaligus menasbihkan Desa Gamel sebagai langganan banjir. Tahun lalu ada enam kali petaka serupa terjadi.
Korlap BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan mengatakan, tanggul Sungai Cikenanga mudah jebol karena tidak mampu menahan peningkatan debit air akibat intensitas hujan tinggi.
"Sudah tiga kali di awal tahun 2020 desa ini terendam banjir. Tanggul Sungai Cikenanga jebol, sehingga luapan airnya merendam pemukiman warga, " kata Faozan kepada Okezone.
Tanggul Sungai Cikenanga sebelumnya sempat diperbaiki setelah Desa Gamel terendam banjir, pada 20 Januari lalu. Namun, perbaikannya hanya bersifat sementara yakni menambal dengan karung pasir saja, bukan perbaikan secara permanen. Hasilnya jebol lagi.
"Perbaikan ini untuk sementara saja. Soalnya debit air selalu tinggi jadi agak susah untuk melakukan perbaikan," ujar Faozan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra mengatakan, tanggul Sungai Cikenanga mudah jebol saat debit air sungai naik. Pada 2019, ada Desa Gamel enam kali banjir akibat tanggul tak kuat menahan arus.
Dadang meyakini apabila tanggul Sungai Cikenanga tidak diperbaiki secara permanen, maka banjir akan terus menimpa desa setempat.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.