JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkap kasus pembobolan rekening milik wartawan senior Ilham Bintang. Para pelaku diketahui berjumlah delapan orang, yakni Desar (27), Teti (46), Wasno (52), Arman (53), Jati (33), Hendri (24), Rifan (25), dan Heni (25).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, otak pembobolan rekening ini dikomandoi oleh tersangka Desar, warga Palembang, Sumatera Selatan.
"D (Desar) otak dari tindak pidana ini, dia ditangkap di daerah Sumatera Selatan, Palembang di salah satu kecamatan," kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (5/02/2020).
Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pembobol Rekening Ilham Bintang
Untuk melakukan pembobolan tersebut, Desar awalnya membeli data nasabah bank dan juga membeli Sistem Laporan Informasi Keuangan (Slik) OJK. Data itu nantinya digunakan untuk mencari target korbannya.
Data tersebut dibeli dari tersangka lainnya yakni Hendri yang mana ia memiliki akses untuk mendapatkan Slik OJK tersebut, lantaran bekerja sebagai pegawai di Bank Bintara Pratama Sejahtera (BPR).
"Tersangka H (Hendri) punya akses bisa dapat Slik OJK disitu ada data pribadi, nama lengkap, seseorang yang memiliki rekening dan limit rekeningnya," ungkap Yusri.
Baca juga: Pelaku Teridentifikasi, Polda Metro Jaya Buru Pembobol Rekening Ilham Bintang
Untuk mengumpulkan data itu, Hendri dibantu oleh tersangka Rifan dan Heni untuk menyiapkan data dan dijual kepada Desar atau komandan dari pembobolan tersebut.
Kemudian lanjut Yusri, setelah Desar mendapat seluruh data tersebut ia meminta tersangka Wasno, Teti, dan Arman untuk membuat duplikat kartu simcard handphone milik korban di gerai Indosat di kawasan Jakarta Barat.