Gadis Remaja di Berau Dijadikan Budak Seks oleh Pamannya Sendiri

Rabu 05 Februari 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 340 2163773 gadis-remaja-di-berau-dijadikan-budak-seks-oleh-pamannya-sendiri-q3ZomW3tSj.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BERAU - Seorang paman berinisial AM (26), warga Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) tega mencabuli keponakannya sendiri yang masih remaja. Korban yang berusia 16 tahun tidak berdaya menghadapi ancaman pelaku.

Kapolsek Talisayan, Iptu Budi Watikno menjelaskan, korban dan pelaku tinggal satu rumah. Karena sering berinteriaksi, ada ketertarikan pelaku melihat tubuh korban.

“Korbannya masih di bawah umur. Pelaku berungkali mencabuli korban yang tak lain keponakannya sendiri sejak Bulan Agustus 2019 lalu,” kata Budi Watikno, dikutip dari laman Sindonews, Rabu (5/2/2020).

Berdasarkan keterangan korban, pelaku kerap memaksa berhubungan intim pada malam hari saat anggota keluarga lain sedang terlelap. Setiap hendak melakukan aksinya, pelaku selalu gunakan ancaman agar korban menurut.

Tak tahan dengan perilaku sang paman, korban lalu bercerita ke seorang temannya. Teman korban yang geram mendengar cerita itu langsung mengabarkan kepada keluarga korban.

Pihak keluarga pun langsung melaporkan kasus pencabulan ini ke Polsek Talisayan. "Perlakuan bejat pelaku ini terakhir dia lakukan pada 27 Januari 2020. Saking seringnya, pelaku sampai lupa berapa kali mencabuli korban," papar Budi.

Keluarga korban yang datang langsung ke Mapolsek Talisayan mengajukan laporan atas perbuatan bejat pelaku. Pelaku langsung dijemput untuk dilakukan penahanan.

Kepada penyidik, pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku mengaku jika dirinya tertarik secara seksual kepada keponakannya sendiri.

Akibat perbuatannya, AM akan mendekam di balik jeruji dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara sebagaimana disebutkan pada Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Kasus ini sudah kami serahkan ke Polres Berau guna penindakan lebih lanjut. Pelaku sementara ini ditahan di Mako Polres Berau," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini