Nyambi Jual Sabu, Tukang Las dan Petani Diciduk Polisi

Syaiful Islam, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 21:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 519 2164554 nyambi-jual-sabu-tukang-las-dan-petani-diciduk-polisi-nTtch4nD11.jpg Ilustrasi

SURABAYA - Dua pelaku tindak pidana narkotika di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ditangkap aparat kepolisian. Keduanya diduga menjadi bandar dan pengedar sabu-sabu.

Tersangka Muniri (53) warga Dusun Karang Timur, Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, dan Aliman (45) warga Dusun Lon Catok, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro menyampaikan, pelaku Muniri masuk pada Daftar Pencarian Orang (DPO), setelah ada pengembangan dari tersangka istrinya Murniyati yang telah ditahan karena terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Pengakuan Muniri yang sehari-harinya sebagai tukang las berperan menjadi bandar. Mendapat keuntungan dari hasil menjual sabu-sabu mencapai Rp 5 juta perbulan," ujar Didit, Kamis (6/2/2020).

Sementara tersangka Aliman, menurut Didit berprofesi sebagai petani dan nyambi menjadi pengedar barang haram jenis sabu-sabu selama enam bulan di wilayah Madura.

"Kedua tersangka, kami gerebek, digeledah dan ditangkap di rumah masing-masing berikut ditemukan barang bukti sabu," lanjutnya.

Dari tangan tersangka, ada empat barang bukti plastik bening berisi kristal putih yang diduga narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu. Serta sabu-sabu mencapai 0,48 gram.

Barang bukti lain, di antaranya dua buah plastik kosong warna bening, satu buah kotak kecil warna hitam, dan satu sendok sabu terbuat dar sedotan.

Akibat tindak pidana narkoba, tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 Subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman bagi dua tersangka, paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini