JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan terowongan bawah tanah yang menyambungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral, Jakarta. Akses jalan penyambung dua rumah ibadah ini dinamai "Terowongan Silaturahmi."
"Jadi tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi," kata Jokowi saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (6/2/2020).
Terowongan bawah tanah ini akan menyambungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral. Dengan demikian, akses penghubung antardua rumah ibadah ini dapat menjadi sarana silaturahmi antarsesama anak bangsa.

"Tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah. Sehingga tidak nyebrang, sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi," tutur Jokowi.
Renovasi Masjid Istiqlal dikerjakan PT Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana dan PT Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi.
Baca Juga : Tinjau Masjid Istiqlal, Jokowi Harap Renovasi Rampung Sebelum Ramadhan
Nilai kontrak pelaksanaan renovasi sebesar Rp465,3 miliar dengan masa pengerjaan 300 hari kalender menggunakan APBN tahun jamak (2019-2020). Selama proses renovasi, jamaah tetap dapat melakukan kegiatan ibadah di Masjid Istiqlal.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.