Usut Kasus Bullying Siswa SMP Malang, Polisi Periksa 15 Saksi

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 07 Februari 2020 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 519 2164882 usut-kasus-bullying-siswa-smp-malang-polisi-periksa-14-saksi-7cjDkvKAYf.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

KOTA MALANG – Polisi terus mendalami dugaan bullying yang mengarah kekerasan terhadap pelajar SMP negeri di Kota Malang, dengan memeriksa belasan saksi tambahan.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait menyatakan, hingga hari ini setidaknya ada 15 orang saksi yang telah dimintai keterangan mengenai kejadian yang mengakibatkan pelajar kelas VII, MS, terluka.

"Saksi 15 orang hingga hari ini, ditambah tiga hari ini. Senin nanti ada tiga orang lagi," ujar Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait, kepada Okezone, Jumat (7/2/2020).

Menurut Yunar, sejumlah saksi yang dimintai keterangan tersebut terdiri atas murid, pihak sekolah, dokter yang menangani korban saat awal masuk ke rumah sakit, dokter yang melakukan visum kepada MS (12), hingga pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang.

"Dari semua yang terkait, murid, pihak sekolah, dokter yang menangani visum, sampai pihak Diknas kemungkinan akan kita panggil juga minggu depan," ucapnya.

Siswa SMP di Malang, Jawa Timur menjalani perawatan di rumah sakit setelah diduga mengalami bullying. (Foto : Ist)

Pihaknya mengakui ingin memintai keterangan Disdik terkait pengawasan dan prosedural upaya yang dilakukan pihak sekolah hingga melaporkan kasus ini.

"(Kami mintai keterangan) terkait pengawasan dan prosedural upaya dari pihak sekolah melapor ke Diknas," ujarnya.

Sebelumnya pada 15 Januari 2020 MS (12) siswa kelas VII salah satu SMP negeri di Kota Malang, diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya.


Baca Juga : Siswa SMP Korban Bullying di Malang Akan Jalani Trauma Healing

Bahkan akibat luka ini, jari tengah tangan kanan MS diamputasi. Kepolisian telah menerima hasil visum dari pihak RS Lavalatte dan telah menaikkan ke tahap penyidikan dari penyelidikan.


Baca Juga : Kekerasan Pelajar di Malang dan Dairi, Peran Orangtua Penting Cegah Bullying

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini