nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Baru Pulang dari China, 68 Orang Dikarantina di Sumut

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 20:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 10 608 2166375 baru-pulang-dari-china-68-orang-dikarantina-di-sumut-BFYrjPNa1G.jpg Petugas memindai suhu tubuh penumpang pesawat dari luar negeri sebagai pencegahan masuknya virus korona. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)

MEDAN – Sebanyak 68 orang yang baru pulang dari China dikarantina di rumah masing-masing selama 14 hari di Sumatera Utara. Mereka terdiri atas warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI).

Selama masa karantina, ke-68 orang tersebut akan diawasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Proses karantina ini dilakukan untuk memastikan ke 68 orang itu tidak terjangkit dan menyebarkan virus korona di Sumatera Utara.

“Iya mereka akan diawasi Dinas Kesehatan Sumatera Utara melalui perpanjangan tangannya di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Totalnya ada 68 orang. Ini untuk antisipasi penyebaran,” kata Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemologi pada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Medan, Rahmad Ramadhan Nasution, saat konferensi pers di Dinas Kesehatan Sumut, Senin (10/2/2020).

Rahmad menyebutkan ke-68 orang yang baru pulang dari China itu telah membuat pernyataan untuk mengarantina diri sendiri. Mereka juga berkomitmen untuk selalu mengenakan masker selama proses karantina.

Pengecekan Berkala untuk Cegah Penyebaran Virus Korona

“Data mereka pun telah diserahkan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kepada Dinas Kesehatan Sumut,” tuturnya.

Salah satu bentuk karantina rumah itu sudah dilakukan di PLTA Mikro Hydro di Desa Kandibata, Kabanjahe, Karo, Sumut. Ada 5 pekerja asal China yang menjalani karantina di sana sejak awal Februari 2020.


Baca Juga : Cegah Virus Korona, Wapres Ma'ruf: Jaga Kebersihan Lingkungan

"Ini bukan hanya untuk WNA China. Untuk WNI yang baru pulang dari China juga. Ada beberapa WNI. Ada yang mahasiswa, mendapat beasiswa misalnya, kita perlakukan sama," ucap Rahmad.

Sejauh ini, kata Rahmad, ke 68 orang itu dalam kondisi baik. Mereka pun akan bisa berkomunikasi dengan orang lain setelah menjalani 14 hari karantina. “Setelah masa karantina selesai, ya seperti biasa saja,” tuturnya.


Baca Juga : Pemerintah Kembali Pulangkan 21 WNI dari China

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini