Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Genjot Irigasi Perpompaan dan Perpipaan

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 11 Februari 2020 |18:22 WIB
Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Genjot Irigasi Perpompaan dan Perpipaan
Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy (dok Kementan)
A
A
A

JAKARTA - Dalam mewujudkan misi Indonesia menjadi lumbung pangan Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menggencarkan optimalisasi irigasi. Hal ini demi meningkatkan sekaligus mempermudah produksi pertanian.

Jenis irigasi yang saat ini dikembangkan Kementan adalah irigasi perpompaan dan perpipaan. Prinsip kerja Kegiatan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan, dengan mengambil air dari sumber (diverting), membawa atau mengalirkan air dari sumber ke lahan pertanian (conveying), mendistribusikan air kepada tanaman (distributing), dan mengatur dan mengukur aliran air (regulating and measuring).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, tujuan dari Kegiatan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan adalah memanfaatkan potensi sumber air permukaan sebagai suplesi air irigasi bagi komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta budidaya ternak.

"Meningkatkan intensitas pertanaman dan atau luas areal tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, pendapatan dan kesejahteraan petani, memanfaatkan potensi sumber air permukaan sebagai air irigasi, baik di daerah irigasi maupun non daerah irigasi," jelas Sarwo Edhy, Selasa (11/2/2020).

Irigasi perpompaan dialokasikan sebanyak 1.000 unit di 32 provinsi dan 285Kabupaten Kota.Dan irigasi perpipaan alokasi sebanyak 138 Unit di 25 provinsi dan 59 Kabupaten Kota.

"Luas layanan Minimal 20 Ha (Tanaman Pangan), dan 10 Ha (Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan)," ungkapnya.

Dijelaskannya, kunci utama dari jenis irigasi perpompaan adalah terdapatnya sumber air. Walaupun posisi air di bawah permukaan lahan pertanian tidak masalah. Itu karena menggunakan pompa untuk pemanfaatannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement