CIREBON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon masih akan memantau lima warga negara (WN) China yang berada di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menerangkan, salah satu WN China itu yakni wanita berinisial XC (25) sempat dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat, sejak 4 Februari 2020. Ia diantar oleh empat rekannya untuk memeriksakan diri ke RSD Gunung Jati.
Eni mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Balitbankes Kemenkes, XC dinyatakan negatif dari paparan virus korona.
"Pasien dinyatakan negatif. Tapi kami tetap melakukan pemantauan. Pasien sudah pulang. Sekarang menetap di Desa Barisan untuk sementara, " ujar Eni saat ditemui Okezone, di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).
Lebih lanjut ia menjelaskan, hingga saat ini penyebaran virus korona belum ditemukan di Kabupaten Cirebon. Ia mengimbau masyarakat tidak panik mendengar informasi tentang virus korona. Eni memastikan Kabupaten Cirebon masih aman dari penyebaran virus korona.

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin mengatakan, saat ini XC dalam kondisi sehat. XC awalnya diduga terinfeksi virus korona lantaran sudah mengalami demam tinggi sebelum datang ke Cirebon.