SEMARANG – Media sosial menjadi sarana paling ampuh untuk menyelesaikan persoalan tanpa melalui jalur birokrasi yang rumit. Seperti dilakukan warganet Tanah Air yang beramai-ramai mengadukan kasus perundungan (bullying) terhadap seorang siswi di Kabupaten Purworejo melalui akun media sosial Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Akun saya dipenuhi info tentang video anak salah satu SMP di (Kecamatan) Butuh, Purworejo," ungkap Ganjar melalui akun Instagram-nya, Kamis (13/2/2020).
Baca juga: Polisi Panggil Tiga Terduga Pelaku Bullying terhadap Siswi di Purworejo
Dia pun secara tegas meminta semua pihak menghentikan aksi perundungan. Terlebih aksi itu dilakukan oleh para pelajar di lingkungan sekolah hingga mencoreng dunia pendidikan.
"Stop perundungan!" tegas dia.
Dalam kasus ini, Ganjar juga langsung berkoordinasi dengan kepala sekolah maupun bupati setempat. Dia meyakinkan kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian dan dinas terkait.
Unggahan Ganjar di media sosial itu mendapat sambutan positif dari warganet. Sedikitnya terdapat 5.710 akun yang menyampaikan tanggapan di kolom komentar.
Baca juga: Bullying Siswi di Purworejo, Gubernur Ganjar Telepon Kepsek hingga Bupati
Mereka mengapresiasi langkah Ganjar yang bergerak cepat menyelesaikan kasus perundungan siswi SMP di Purworejo tersebut.
"Joooz pak. Harus gerak cepat n tegas," tulis akun exo_nozz.
"Mantap Pak Gubenur. Sy sebagai guru senang punya gubenur kayak gini. Sayangnya saya tidak di Jateng Pak. Tapi sekolah saya ikut gerakan sekolah menyenangkan," imbuh lily_halim123.
(Hantoro)