Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diisolasi di RSUD Bengkulu, Kondisi Pasien Asal Guangzhou China Membaik

Demon Fajri , Jurnalis-Kamis, 13 Februari 2020 |15:06 WIB
Diisolasi di RSUD Bengkulu, Kondisi Pasien Asal Guangzhou China Membaik
RSUD M Yunus Bengkulu. (Foto: Demon Fajri/Okezone)
A
A
A

Selain itu, jelas Ismir, dari pemeriksaan sampel darah rutin dan kimia darah pasien normal. Secara terori masa inkubasi pasien sudah lewat. Di mana pasien mengeluhkan sakit demam dan nyeri tenggorokan setelah berada di Kota Bengkulu selama 16 hari.

Namun, kata Ismir, lantaran pasien berasal dari salah satu daerah yang terjangkit virus korona, maka pasien tetap dilakukan observasi di salah satu ruang isolasi di rumah sakit.

Baca juga: Tunggu Hasil Swap Tenggorokan, Kondisi Pasien Suspect Korona di Bengkulu Membaik 

''Sampel darah rutin dan kimia pasien normal. Suhu badan pasien sudah normal sekarang 36 derajat Celsius,'' terangnya.

Status pasien, lanjut Ismir, masih diobservasi di ruang isolasi dan tidak masuk kategori suspect virus korona. Di mana untuk kategori suspect mesti memenuhi tiga kriteria.

Masing-masing adalah berasal dari daerah endemik virus korona, demam, dan mengalami infeksi saluran pernapasan bagian bawah. Meskipun tidak masuk kategori suspect, tim medis rumah sakit melakukan prosedur tertinggi dengan mengobservasi pasien.

Baca juga: Diisolasi 3 Hari, Pasien Suspect Virus Korona di RSUD M Yunus Bengkulu Mulai Membaik 

Prinsip isolasi terhadap pasien, sambung Ismir, sampai dengan kondisi pasien membaik. Jika dinyatakan baik maka pasien diperbolehkan pulang.

''Kareritik pasien tidak ada masuk kriteria suspect virus korona, namun tetap diobservasi,'' terangnya.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement