nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Aceh Siap Jemput 13 Mahasiswanya yang Dipulangkan dari Natuna

Windy Phagta, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 18:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 14 340 2168606 pemerintah-aceh-siap-jemput-13-mahasiswanya-yang-dipulangkan-dari-natuna-NuUPYoWN1t.jpg Ilustrasi (Okezone.com/Heru)

BANDA AEH - Pemerintahan Aceh siap menjemput 13 warganya yang dipulangkan dari lokasi observasi terkait virus korona atau Covid-19 di Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu 15 Februari besok. Mereka merupakan mahasiswa asal Aceh yang sedang belajar di Wuhan, China dan dipulangkan 2 pekan lalu karena wabah virus korona.

Mereka akan diangkut dengan pesawat TNI Angkatan udara bersama 238 WNI dari Natuna ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu besok siang.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPBA) Jakarta Almuniza Kamal dijadwalkan menjemput langsung ke 13 mahasiswa Aceh itu di Bandara Halim Perdanakusuma, mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Setelah dijemput, mereka akan difasilitasi tiket pesawat untuk pulang ke Aceh.

"Setelah dijemput pemerintah Aceh yang diwakili oleh kantor perwakilan di Jakarta, baru di fasilitasi tiket pulang ke Aceh," kata Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri di Banda Aceh, Jumat (14/2/2020).

 Ilustrasi

Dari 13 mahasiswa Aceh, hanya 11 orang yang akan dipulangkan ke Aceh setelah dijemput di Bandara Halim Perdanakusuma. Dua lagi akan pergi ke Tangerang dan Yogyakarta dulu karena ada keperluan pribadi.

"Mahasiswa Aceh hanya 11 orang yang pulang ke Aceh, satu orang ke Tangerang, satu orang ke Yogya karena ada keperluan lain," ujar Alhudri.

Baca juga: Besok 238 WNI di Natuna Dipulangkan, Diangkut dengan Pesawat TNI ke Jakarta

Setiba di Aceh nanti, ke 11 mahasiswa itu akan langsung dipertemukan dengan keluarganya. "Jika pun enggak ada keluarga yang jemput, itu akan difasilitasi oleh Dinsos," ujarnya.

Alhudri mengharapkan kepulangan mahasiswa dari China tersebut tidak ditanggapi negatif oleh masyarakat Aceh, karena kondisi mereka sudah dipastikan sehat tanpa terpapar virus korona.

"Mereka sudah melalui pemeriksaan yang cukup ketat sesuai dengan standar WHO," kata Alhudri.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini