Khawatir Tertular Virus Korona, TKW Asal Nganjuk Dipulangkan dari Hong Kong

INews.id, · Jum'at 14 Februari 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 14 519 2168459 khawatir-tertular-virus-korona-tkw-asal-nganjuk-di-hong-kong-dipulangkan-AFsnkDDGYf.jpg Yana, TKW asal Nganjuk, Jatim, Dipulangkan dari Hong Kong karena Majikan Takut Tertular Virus Korona (foto: iNews/Mukhtar Bagus)

NGANJUK - Khawatir tertular virus korona atau wabah Covid-19, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Nganjuk, Jawa Timur, yang sudah bertahun-tahun kerja di Hong Kong terpaksa dipulangkan majikannya. Majikan tersebut khawatir TKW tersebut terinfeksi virus korona usai mereka bepergian ke China.

Fathu Khoiruyyana (31) kini dirawat jalan di rumahnya Desa Kelutan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Yana, panggilan akrabnya sudah tiba di Nganjuk sejak 10 Februari 2020.

Baca Juga: 78 WNI Kru Princess Diamond Terima Bantuan: Tidak Banyak namun Cukup Menghibur

Dua hari sekali, petugas dari puskesmas datang dan memeriksa kondisi Yana yang kini masih diharuskan memakai masker.

Berdasarkan informasi Yana dipulangkan, saat dia dan keluarga majikannya baru saja pulang liburan ke China. Sampai di Hong Kong, Yana sakit dengan gejala sesak nafas, batuk, pilek dan nyeri dada.

Dia lantas diperiksakan ke dokter setempat dan diberi obat pada 5 Februari 2020. “Dokter bilang, kalau tidak sembuh, periksa ke rumah sakit,” kata Yana, seperti dikutip iNews.id.

Sayangnya, kondisi Yana tak membaik dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit, 8 Februari 2020. Kemudian, Yana didiagnosa maag dan tidak terkena virus korona.

Sepulangnya dari rumah sakit, Yana tetap tidak kunjung sembuh. Khawatir terinfeksi virus korona, majikan memilih memulangkan Yana ke Nganjuk.

“Majikan justru takut saya kena virus saat periksa di rumah sakit, makanya saya dipulangkan langsung ke agen dari RS,” katanya.

Sementara Kepala Puskesmas Ngronggot, Lilik Ishariati mengatakan, tim medis telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap darah Yana.

Hasilnya, petugas memastikan Yana tidak terinfeksi virus korona dan kondisinya baik-baik saja. Namun, petugas akan terus mengobservasi kondisi Yana selama 14 hari ke depan. Selain itu petugas juga rutin mendatangi rumah dan memeriksa Yana dua hari sekali.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan WNI di Natuna Sehat & Siap Kembali ke Keluarga

“Pasien diberi obat dan diawasi sampai tanggal 23 Februari 2020, dilihat terus, perkembangannya bagaimana,” katanya.

Yana diperbolehkan membuka masker setelah masa observasi, selesai dan dinyatakan sehat dan negatif virus Covid-19.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini