nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona, 8 Pesawat Dikarantina di Bandara London Inggris

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 15:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 15 18 2168993 virus-korona-8-pesawat-dikarantina-di-bandara-london-inggris-5JD6LDdCS9.jpg Bandara Heathrow, London. (Foto/ChalonNiZimbia/Wikimedia)

LONDON – Sebanyak delapan pesawat di Bandara Heathrow, London, Inggris, dikarantina setelah seorang penumpang mengeluh gajala virus korona atau Covid-19 pada Jumat 14 Februari 2020.

Melansir Daily Mail, Sabtu (15/2/2020), penumpang di pesawat United Airlines dari San Francisco diberitahu oleh kapten untuk tetap tinggal setelah mendarat karena seseorang di dalamnya kemungkinan terinfeksi Covid-19.

Penumpang asal Inggris Andy West mengatakan kepada Dail Mail bahwa kapten pesawat mengatakan para penumpang untuk tidak meninggalkan pesawat, karena tujuh pesawat lain juga mencurigai adanya kasus virus korona.

Pihak Bandara Heathrow menolak berkomentar tetapi bandara tetap berjalan seperti biasa.

Baca juga: Cegah Wabah Covid-19, Beijing Perintahkan Warga yang Baru Kembali Dikarantina atau Dihukum

Baca juga: Mesir Terpapar Virus Korona, Wabah Covid-19 Sudah Menyebar Ke-29 Negara

West mengatakan, kru United Airlines membawa penumpang ke bagian belakang pesawat dan menunggu petugas kesehatan yang tiba dengan mengenakan jas hazmat, pakaian khusus pelindung dari zat berbahaya termasuk virus.

"Kapten datang dan mengatakan ada dugaan kasus virus korona, dan pihak berwenang akan naik pesawat untuk mengonfirmasi apakah itu benar atau tidak," kata West kepada ITV.

Seluruh pemeriksaan memakan waktu sekitar 20 hingga 25 menit, dan meskipun tidak ada yang panik, West mengatakan dia sedikit khawatir.

"Saya tidak akan menyangkal, itu membuat saya gugup," katanya.

United Airlines mengonfirmasi bahwa seseorang tidak enak badan di pesawat tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

"Tim kami di Bandara Heathrow London menyediakan bantuan terkait penerbangan United 901 (San Francisco-London Heathrow) hari ini, menyusul laporan seseorang menjadi tidak sehat di dalam pesawat," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

"Keselamatan pelanggan dan karyawan kami adalah prioritas tertinggi kami dan kami terus bekerja sama dengan pihak berwenang setempat," lanjut isi pernyataan.

Merujuk data pihak berwenang Inggris, laporan terkait Covid-19 di negara itu mencapai 9 orang.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini