Perempuan yang duduk di semester II tersebut terjebak di Wuhan pada Jumat 17 Januari 2020. Di mana SD ke Wuhan untuk liburan sekaligus menemui rekan baiknya di sana.
Sang kakak, St Dg, mengatakan bahwa kondisi adiknya dalam keadaan sehat walafiat. Setelah diobservasi, adiknya akan langsung kembali ke Bengkulu.
''Adik saya (SD) langsung pulang ke Bengkulu,'' katanya ketika dikonfirmasi Okezone, Sabtu (15/2/2020).
Ketika pulang ke Bengkulu, terang dia, tidak ada penyambutan khusus dari pihak keluarga di rumahnya. Ia mengatakan berkomunikasi terakhir dengan adiknya itu pada Jumat 14 Februari 2020 malam.
''Kondisi adik saya sehat-sehat saja. Tidak ada penyambutan khusus dari keluarga, biasa-biasa saja,'' jelasnya.