nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menyerang ketika Ditangkap, Bandar Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Mati

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 14:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 15 519 2168945 menyerang-ketika-ditangkap-bandar-sabu-jaringan-malaysia-ditembak-mati-D1iGqhatJz.jpg Ilustrasi jenazah bandar narkoba ditembak mati. (Foto: Shutterstock)

SURABAYA – Seorang bandar sabu ditembak mati oleh anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Pasalnya sang bandar nekat melawan dan menyerang petugas dengan senjata tajam saat akan disergap di wilayah Kota Surabaya.

Tersangka diketahui berinisial MAAF (24), warga Desa Kedung Kandang, Kota Pasuruan, Jatim. Kini jenazah tersangka berada di Kamar Mayat RSUD Dokter Soetomo Surabaya.

Baca juga: Melawan saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Karo Terpaksa Ditembak 

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti narkoba berupa sabu seberat 1 kilogram dan 1.000 pil ekstasi serta senjata tajam jenis badik.

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur di dada tersangka, karena tersangka melawan dan menyerang petugas saat digerebek di tempat kosnya," terang Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Sabtu (15/2/2020).

Kemudian, sambung dia, petugas coba menyelamatkan nyawa tersangka dengan membawanya ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, tersangka sudah lebih dulu tewas. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti.

"Kami menyita sabu 1 kg, 1.000 butir ineks, dan sajam jenis badik. Narkoba ini milik jaringan Malaysia yang hendak dikirim menuju Bangkalan. Tapi kami mengidentifikasi bahwa barang ini pesanan seseorang yang ada di Sokobanah, Sampang," papar Memo.

Baca juga: Kurir 6.587 Butir Pil Ekstasi Ambruk Ditembak Polisi 

Sebelumnya anggota Polrestabes Surabaya menangkap seorang kurir sabu seberat 25 kg berinisial Acg, warga Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Dari tangan Acg, polisi minyita 10.000 pil ekstasi.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata Acg merupakan anak buah dari MAAF, sebelum akhirnya ditembak mati karena menyerang polisi.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini