“Aku terusin saja isi waktu, enggak terasa sudah 615 halaman. Tapi saya punya lagi folio 620 halaman,” kata Ahok.
Baca juga: Banjir Jakarta Menelan Korban Jiwa, Ahok: Semoga Bencana Cepat Berlalu
Menurut dia, buku tersebut ditulis saat mengalami masa-masa stres, kecewa, marah dalam menjalani masa hukuman.
“Saya berusaha I’m doing my best. Jadi saya tulis I’m doing my best. Waktu saya stres, kalau saya lagi kecewa atau marah saya tulis. Kekecewaan kemarahan saya tulis, lalu solusinya apa? Saya harus temukan sendiri,” ucapnya.
Ahok bebas dari penjara pada 24 Januari 2019. Ahok mendekam selama kurang lebih dua tahun usai dinyatakan bersalah dalam kasus penistaan agama.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.