CALIFORNIA – Amerika Serikat (AS) telah mengevakuasi lebih dari 300 warga negaranya yang dikarantina di sebuah kapal pesiar di Jepang ke pangkalan militer di California. Di antara mereka yang diterbangkan pulang, 14 di antaranya dikonfirmasi terinfeksi virus korona Covid-19.
Ke-338 warga AS itu diterbangkan dari Jepang setelah hampir dua pekan dikarantina di kapal pesiar Diamond Princess yang ditahan di Pelabuhan Yokohama. Kapal tersebut dikarantina setelah salah satu penumpangnya, yang turun di Hong Kong, kedapatan positif terinfeksi Covid-19.
BACA JUGA: Sejumlah Warga AS yang Dikarantina di Kapal Diamond Princess Telah Dievakuasi
Hingga saat ini sedikitnya 454 orang di dalam kapal tersebut telah positif terinfeksi, menjadikan kapal itu pusat kumpulan kasus virus korona terbesar di luar daratan China.
Dua pesawat jet yang digunakan untuk mengevakuasi warga AS dari Jepang dilaporkan telah tiba di Negeri Paman Sam. Satu penerbangan tiba dengan disambut petugas berpakaian hazmat di Pangkalan Gabungan San Antonio, Texas, sementara satu penerbangan lain mendarat di Pangkalan Udara Travis, California beberapa jam sebelumnya.
Seluruh penumpang pesawat tersebut kembali menjalani karantina selama dua pekan.
Meskipun para pejabat AS mengatakan bahwa penumpang dengan gejala virus korona tidak akan dipulangkan, 14 penumpang yang pada menit-menit terakhir ditemukan positif terinfeksi virus itu tetap diizinkan naik ke pesawat. Departemen Luar Negeri AS mengatakan, penumpang yang terinfeksi terpapar ke penumpang lain selama sekitar 40 menit sebelum mereka diisolasi.