nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral, Underpass Bandara Internasional Yogyakarta Jadi Arena Balap Mobil

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 18 510 2170217 viral-underpass-bandara-internasional-yogyakarta-jadi-arena-balap-mobil-jSdM2OOzgb.jpg Balapan mobil diduga terjadi di Underpass Bandara Internasional Yogyakarta (foto: ist)

KULONPROGO - Sebuah video viral merekam aksi balapan mobil yang diduga dilakukan di underpass Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Dalam video ini, dua mobil sedan warna putih saling beradu kecepatan.

Video ini muncul di twiter @JogjaUpdate. Lebih dari 30 ribu netizen yang menyaksikan video ini. Bahkan ada 532 lainnya merepost video adu kecepatan dua mobil layaknya dalam gran turismo.

Awalnya kedua mobil sedan warna putih ini sudah siap dalam posisi start dengan pengemudi terus menggeber gas. Tidak lama berselang, kedua mobil ini meluncur cepat dan mobil di sebelah kiri langsung unggul. Dalam video ini, juga terdapat rekaman dua mobil melaju di tengah lintasan sampai di akhir balapan dan menepi.

“Saya baru dengar, nanti saya cek ya,” kata Pejabat Pembuat Komitment Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah DIY, Kementerian PUPR, M Sidik Hidayat ketika dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020).

 

Disingung dengan adanya CCTV di dalam undepass, Sidik mengaku akan mengeceknya. Namun dipastikan jika ada balapan pasti menyalahi aturan yang ada. Sebab jalur ini hanya boleh dilewati dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

“Nanti akan kami kabari. Disitu standarnya 40 km/jam,”ucapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP Didik Purwanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Hal ini untuk memastikan apakah benar balapan atau tidak.

“Kita masih lidik, nanti kalau ada perkembangan akan saya beritahu,” kata Didik.

Disinggung kendaraan yang ada, Didik belum bisa menganalisa lebih jauh. Apalagi nomor polisi kendaraan juga seperti tidak kelihatan. Namun Didik yakin akan mampu mengidentifikasi dan melakukan pemanggilan kepada para pihak terkait.

“Dari video yang viral kita enggak bisa lihat itu (nopol). Kita selidiki lebih lanjut dulu. Saya belum bisa banyak berkomentar,” jelasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini